Peduli Siswa Tak Mampu Belajar Online, Satbrimobda Polda Lampung Laksanakan Program Brain

  • Bagikan
Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan personel Satbrimoda Polda Lampung. FOTO SATBRIMODA POLDA LAMPUNG FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Di tengah Pandemi Covid-19 ini, ada kepedulian tersendiri dari Satuan Brimob Polda Lampung. Khususnya untuk membantu siswa-siswi yang kesusahan mengikuti pelajaran secara online di rumah.

Untuk itu, Satbrimobda Polda Lampung melaksanakan program Brimob Ramah Anak Indonesia (Brain). Yang tentunya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa-siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).


Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda Lampung AKBP Henry Jp Siahaan mengatakan, pihaknya tengah memfasilitasi para siswa yang ada di sekitar markas komando untuk melaksanakan KBM secara online.

“Kami pun lebih mengoptimalkan dengan mengerahkan anggota untuk mendatangi pelajar yang tidak mampu. Yang di mana tidak memiliki perangkat ataupun gawai (gadget) sebagai media KBM daring,” katanya, Kamis (12/11).

Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi oleh Satbrimoda Polda Lampung itu sendiri sudah berjalan sejak Agustus lalu. “Namun belum terlalu diseriuskan. Maka dari itu kami pun langsung mengimplementasikan dengan optimalisasi kegiatan,” kata dia.

Baca Juga:   Dosen Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik Sumatera Lolos Sertifikasi Dosen 2021 Kemdibudristek RI

Dirinya menambahkan, optimalisasi dilakukan dengan menyasar para pelajar yang memang benar-benar keterbatasan finansial, untuk memiliki perangkat yang digunakan dalam KBM online ini.

“Jadi kami melalui anggota ini melakukan maping, di mana saja wilayah-wilayah ada pelajar SD nya tak mampu mengikuti belajar online ini,” ujarnya.

Lalu setelah mendapatkan informasi itu, personelnya pun langsung bergerak dan melaksanakan beberapa misi, seperti memfasilitasi guru memberikan materi pelajaran secara online.

“Dan mendatangi secara door to door anak-anak yang terkendala perangkat belajar. Yang berada di daerah yang sulit terjangkau,” ucapnya.

Juga menyediakan fasilitas online belajar outdoor di lingkungan pelajar yang terkendala perangkat namun lokasi masih terjangkau. Pun memberikan fasilitas daring di sekitar Mako Brimob.

“Kami optimalkan dan bantu fasilitas sekaligus memandu pelajar ini yang belum paham pelajarannya. Ya kalau sekedar mata pelajaran SD anggota kami bisa,” jelasnya.

Baca Juga:   Unila Buka Assesmen Lapangan Akreditasi Pendidikan Teknologi Informasi

Dirinya juga menjelaskan, saat ini pihaknya baru mengaplikasikan hal ini di tiga kabupaten sebagai proyek percontohan, mengingat anggota Brimobda Lampung masih bertugas di luar provinsi.

“Kami laksanakan di Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur, ke depan direncanakan seluruh Lampung,” katanya.

Menurutnya, program ini baru dilaksanakan seminggu tiga kali. Senin, Rabu, dan Kamis di Lampung Timur; Selasa dan Jumat di Lampung Tengah; serta Lampung Selatan Senin, Rabu, dan Jumat.

“Kegiatan ini masih kami lakukan secara plotting. Guru dan pelajar meminta untuk menambah harinya, kami sampaikan karena tugas kami masih ada, serta keterbatasan anggota, kedepan akan kami perbanyak, karena kami hadir juga untuk masyarakat,” pungkasnya. (ang/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan