Pekerjaan Tahun 2018 Belum Dibayar, PUPR Lampura Panggil Rekanan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Utara melakukan pertemuan dengan rekanan, terkait pekerjaan yang belum dibayarkan Tahun anggaran 2018 lalu.

Dilapangkan, meski pihak rekanan mengaku menjadi pemenang lelang proyek, namun telah melalui persetujuan pejabat terkait atau ditanda tangani PPK dan PPATK, sehingga dilakukan pertemuan guna membahas hal tersebut, untuk mencarikan solusinya kedepan dikantor PUPR setempat, Rabu, (27/1).


“Kami berharap ada solusi terhadap nasib rekanan kedepan, sebab permasalahan ini sudah lama. Tapi belum menemui titik terang, “kata salah seorang perwakilan rekanan, Rasyid.

Menurutnya, ada beberapa perwakilan rekanan disana guna mencari jalan keluar terhadap pelaksanaan pekerjaan tahun sebelumnya. Sehinga tak ada yang dirugikan, baik itu dari sisi pemerintah daerah maupun rekanan atau pihak ketiga atau rekanan pemenang lelang proyek 2018 lalu.

Baca Juga:   Musrenbang Lampura, RPJMD Harus Sesuai dengan RPJMN

“Dari kami ada dua point diusulkan, yakni dilaksanakan adendum kontrak kegiatan 2018 atau pemutusan kontrak 2018. Dari Pemerintah Daerah, diwakili oleh pejabat Dinas PUPR para PPK dan PPATK selaku pejabat sepakat melanjutkan dan siap melaksanakan tugas sesuai arahan atasan dalam hal ini Pemkab Lampura,” katanya.

Sementara, Sekertaris Dinas PUPR Lampura, Rohim mengaku kurang memahami persoalan tersebut. Sebab, ia mengaku baru menjabat sebagai sekertaris dinas PUPR. Sementara, persoalan tersebut di tahun 2018 lalu.

“Terus terang saya kurang memahami persoalan itu. Karena saya baru menjabat belum genap dua bulan ini,” kata Rohim.

Kendati demikian, pihaknya akan menindak lanjuti prihal keinginan pihak rekanan tersebut. “Apa yang menjadi tuntutan akan kita tampung untuk segera kita bahas di jajaran Dinas PUPR Lampura. Semoga kedepan ada penyelesaian yang baik,” kata dia.

Baca Juga:   Ini Kata Penasehat PWI Lampung, Terkait Dugaan Pemukulan Wartawan di Lampura

Rohim menilai, Kabupaten Lampura sedang berbenah. Sehingga, sejumlah pekerjaan rumah (PR) sangat banyak dan itu juga dinanti masyarakat, untuk pembangunan kabupaten Lampura. “Sudah saat nya kita berbenah. Masyarakat Lampura, menanti kinerja kita, kalau seperti ini terus kapan kita mau maju,” pungkasnya (ozy/yud)




  • Bagikan