Pekon Dadisari Wakili Lampung Dalam Lomba Pola Asuh Anak

  • Bagikan
Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyambut kedatangan tim verifikasi pusat yang dipimpin Ir. Davina Muniyati di Pekon Dadisari, Kecamatan Wonosobo, Kamis (2/5). FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS
Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyambut kedatangan tim verifikasi pusat yang dipimpin Ir. Davina Muniyati di Pekon Dadisari, Kecamatan Wonosobo, Kamis (2/5). FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS

radarlampung.co.id – Pekon Dadisari, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus terpilih mewakili Provinsi Lampung untuk lomba pola asuh anak dan remaja penuh cinta dan kasih sayang tingkat nasional. Kamis (2/5), tim dari pusat yang dipimpin Ir. Davina Muniyati turun ke pekon itu untuk melakukan verifikasi lapangan sebagai bahan penilaian.

Turut hadir Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Wakil Bupati AM. Syafi’i, Sekretaris Kabupaten Hamid H. Lubis, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Arh. Anang Hasto Utomo, Wakapolres Tanggamus Kompol Andik Purnomo Sigit, dan pejabat lain.

Bupati Dewi Handajani dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada tim verifikasi di Bumi Begawi Jejama. Lomba ini membuat masyarakat bersemangat dan berharap kehadiran tim verifikasi meninggalkan kesan dan kenangan tersendiri.

”Semangat kerjasama dari seluruh elemen yang ada. Termasuk jajaran pemerintah. Baik di kabupaten dan juga provinsi hingga kecamatan sampai tingkat nasional. Insha Allah kami siap mengemban amanah,” kata Dewi.

Sementara, Davina Muniyati mengatakan, pola asuh anak dan remaja ini erat kaitannya dengan pertumbuhan kehidupan bermasyarakat.  Ada dua hal yang ia catat. Pertama, Mars Tanggamus yang sarat dengan semua aspek kehidupan.

”Saya terus terang terkesan sekali dengan Mars Tanggamus yang sudah dinyanyikan tadi. Intinya kalau itu diimplementasikan, tentunya tidak susah lagi melaksanakan pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang,” ujarnya. Hal kedua, ada program empat jam tanpa gadget. Itu adalah salah satu program yang manfaatnya banyak sekali.

Lampung merupakan provinsi pertama yang dikunjungi dalam lomba 10 program pokok PKK. Pekon Dadisari juga merupakan yang pertama diverifikasi dari seluruh program-program oleh tim penggerak PKK pusat.

“Mulai 2019, daerah yang masuk nominasi kembali menjadi enam daerah untuk setiap katagori. Seiring dengan itu, kami juga melakukan peningkatan kualitas manajemen penilaian yang meliputi materi penilaian tahapan proses dan mekanisme penilaian sampai dengan penentuan juara,” paparnya. (ral/ehl/ais)




  • Bagikan