Pekon Marang Kini Terang, Ratusan Warga Menyambut dengan Girang

  • Bagikan
Raut wajah bahagia warga Pekon Marang yang telah mendapatkan aliran listrik. Sumber Foto PLN UID Lampung
Raut wajah bahagia warga Pekon Marang yang telah mendapatkan aliran listrik. Sumber Foto PLN UID Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – PT PLN (Persero) nyalakan ratusan rumah di Pekon (Desa) Marang Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat Lampung. Sebab, jaringan listrik yang dibangun oleh PT PLN (Persero) telah dioperasikan.

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal saat melakukan penyalaan listrik secara simbolis di Pekon Marang mengatakan, infrastruktur jalan dan listrik adalah hak masyarakat yang menjadi tugas dan kewajiban pemerintah untuk memenuhinya. Tercatat sebanyak 159 pelanggan baru telah resmi dinyalakan.


Menurutnya, pembangunan jaringan listrik di Pekon (Desa) Marang tersebut menelan biaya investasi yang cukup besar dengan waktu penyelesaian selama 6 bulan. Dengan biaya investasi senilai Rp1,9 miliar yang digunakan untuk pembangunan jaringan listrik tegangan menengah sepanjang 5,5 kms dan jaringan listrik tegangan rendah sepanjang 4,6 Kms, diharapkan dapat menjadi katalisator peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat sesuai yang tertuang dalam misi PLN.

Sementara, General Manager PLN UID Lampung I Gede Agung Sindu Putra mengatakan, salah satu misi PLN adalah menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, untuk mewujudkan misi PLN tersebut, maka perlu dilakukan percepatan peningkatan Rasio Elektrifikasi dan Rasio Desa Berlistrik.

Baca Juga:   PLN Tambah Titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Lampung

Dia menambahkan, Pekon Marang merupakan pekon/desa ke-24 di Kabupaten Pesisir Barat yang berhasil dinyalakan PLN sejak tahun 2020 hingga September 2021. Berbagai kendala dihadapi oleh PLN dalam melakukan percepatan pembangunan diantaranya infrastruktur jalan tidak mendukung serta kondisi geografis yang sulit untuk ditempuh.

Rencananya, PLN menuntaskan Rasio Desa Berlistrik 100 persen pada tahun 2022.

“Perjuangan PLN untuk melistriki hingga pelosok nusantara cukup berat. PLN mengucapkan terimakasih atas keterlibatan dan bantuan kerjasama seluruh stakeholder baik masyrakat, pemerintahan daerah dan aparat keamanan dalam mendukung suksesnya program Rasio Desa Berlistrik 100 persen pada tahun 2022,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/9).

Sementara itu, salah satu warga yang mendapatkan aliran listrik, Supriyono (45), warga Dusun Way Andop Pekon Marang menuturkan, dirinya beserta keluarganya sudah berdiam di desa tersebut sejak 1981 dengan penerangan lampu minyak tanah. Pihaknya merasa bersyukur dan senang, karena sekarang listrik PLN di rumahnya sudah menyala.

Baca Juga:   BRI Pegang 67, 4% Pangsa Pasar Kredit UMKM Nasional, Optimisme 2022 UMKM Tumbuh Lebih Baik

“Sementara ini, kami gunakan listriknya untuk lampu penerangan dan televisi, nantinya kami akan gunakan untuk keperluan lain. Yang terpenting anak kami sudah dapat belajar dengan nyaman saat malam hari,” ujar Supriyono.

Kesan yang sama dirasakan oleh tetangganya, Wasiman (70), ia sangat senang dengan hadirnya listrik PLN di desanya itu. Selama puluhan tahun, Wasiman bersama keluarganya hidup dengan lampu penerangan seadanya yaitu lampu minyak tanah.

“Senang sekali sudah ada listrik PLN, saya ucapkan terima kasih, sekarang listrik sudah menyala. Cucu saya sudah bisa belajar karna malam hari sudah terang karna ada listrik,” pungkasnya. (rur/rls/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan