Pelaksanaan OSN SMP Kota Bandarlampung Diprotes, Begini Tanggapan Panitia

  • Bagikan
Foto IST

Radarlampung.co.id – Panitia pelaksana menanggapi keluhan orangtua peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat SMP Kota Bandarlampung yang memprotes suasana ruangan, hingga satu meja untuk dua orang peserta. 

Ketua Panitia OSN SMP Suharsono, mengakui hal tersebut merupakan kendala teknis, karena pihaknya telah berusaha maksimal menyelenggarakan kegiatan yang dilakukan serempak se-Indonesia itu. 


Menurutnya, hal itu terjadi lantaran pihak panitia kesulitan mencari tempat pelaksanaan. Selain itu, ini dilakukan untuk mempermudah jalannya pengawasan. 

“Kita ini memang ada kendala-kendala. Ruangannya kita memang engga ada, sudah kita survei keliling Bandarlampung yang bisa menampung sebegitu banyak peserta,” keluhnya kepada Radarlampung.co.id, Senin (18/3).

Selain itu, upaya telah dilakukan semaksimal mungkin, agar pelaksanaan dan pengawasan bisa berjalan sesuai yang diinginkan. “Tadinya pelaksanaannya kepinginnya di SMPN 16 tapi karena berabarengan dengan LUN (latihan ujian nasional) jadi tidak bisa,” tandasnya. 

Terkait alasan OSN tidak dilakukan di dua tempat, dirinya mengatakan pihaknya menghindari adanya pemikiran negatif pihak lain. “Kita ini sudah maksimal justru, dikondisikan di satu tempat. Artinua pemantauannya lebih efektif. 

Bila mengacu pada juklak dan juknis OSN SMP, sambungnya, tidak ada yang menjelaskan jarak harus 1 meter. Selain itu menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Bandarlampung, juga terjadi di beberapa daerah lainnya. 

“Di kabupaten lain juga sama. Artinya bukan kita sendiri. Dipilih disana (SDN 1 Palapa, Tanjungkarang Pusat) karena ruangannya banyak dan di tengah kota. Bahkan kegiatan sekolah dihari Sabtu (16/3) itu sampai harus diliburkan, karena kondisinya kita tidak ada pilihan,” pungkasnya.

Baca Juga:   Adaptasi Kemajuan Teknologi, Teknokrat Terapkan Perkuliahan Hybrid Learning

Terkait juklan dan juknis, Radarlampung.co.id mencoba melakukan konfirmasi langsung melalui hotline panitia pusat. Pihak panitia pusat saat dimintai draf juklak dan juknisbtidak memberikanya.

“Terkait laporan orang soal satu meja dua orang, masih kami diskusikan dengan pimpinan, sedangkan terkait juklak dan juknis anda dapat mengunjungi website kami di http://ditpsmp.kemdikbud.go.id/pesertadidik,” ujar admin saat dihubungi via telepon, Senin (18/3). (apr/kyd)




  • Bagikan