Pelaku Begal Diciduk saat Nikmati Orgen Tunggal

  • Bagikan
Kapolsek Pakuonratu Iptu Refki Basori SH bersama tersangka Ali Mansur alias Cecep yang ditangkap bersama unit TKP 308 Polres Waykanan di arena hiburan organ tunggal Senin (17/12) dini hari. Foto Hermanysah/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Tekab 308 Polres Waykanan bersama unit Reskrim Polsek Pakuanratu berhasil membekuk Ali Mansur Aias Cecep (42) saat tengah menikmati hiburan malam orgen tunggal di Kampung Rumbih sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (17/12) dini hari.

Warga Kampung Rumi, Kecamatan Pakuonratu, tersebut merupakan salah satu dari 6 pelaku perampasan motor atau pembegalan kendaraan milik Irfan Hananto, warga Kampung Purwaagung, Negarabatin.

Kasat Reskrim AKP Yudha Wiranegara mendampingi Kapolres Waykanan AKBP Andi Siswantoro SIK mengatakan, kasus pembegalan yang dialami korban, Irfan Hananto terjadi pada 22 November 2011 di Jalan Poros Kampung Purwa Agung Kecamatan Negara Batin.

Saat itu, korban yang mengendarai motor Vixion dicegat oleh dua sepeda motor yang ditunggangi Ali Mansur bersama 5 orang rekannya dengan menodongkan senjata api (Senpi) ke arah korban.

“Saat korban ketakutan dan kebingungan, salah satu rekan Ali Mansur langsung memukul kepala korban, lalu merampas motor dan mengambil STNK beserta uang yang berada di dalam dompet korban Rp400 ribu. Lalu korban ditinggalkan begitu saja di tengah jalan,” jelas Yudha, Senin (17/12) pagi.

Beruntung nyawa korban masih terselamatkan dan dibantu warga yang menemukanya di tengah jalan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakuonratu.

“Tersangka telah kami amankan di Mapolsek Pakuonratu bersama barang bukti motor milik korban. Semntara lima rekan tersangka sedang kami kejar dan peran mereka telah kami ketahui,” tandas Yudha. (sah/kyd)




  • Bagikan