Pelaku Hipnotis Masih Diburu, Terdeteksi Kabur ke Jawa Timur

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aparat Polsekta Telukbetung Selatan terus mengejar empat pelaku penipuan dengan modus hipnotis yang telah menguras harta milik korban Saaidah yang merupakan seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Talang, Telukbetung Selatan, Bandarlampung.

Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Yana mengatakan, kasus penipuan dengan modus hipnotis saat ini masih dalam lidik dan idetitas keempat pelaku sudah diketahui.

“Ada empat pelaku, keempatnya bukan warga Bandarlampung, tapi dari luar Lampung. Berdasarkan informasi yang kami terima para pelaku ada di Jawa Timur (Jatim) dan idetitas pelaku sudah diketahui dari keterangan CCTV,” ujarnya di Mapolresta Bandarlampung, Minggu, (1/7.

Meski dalam tahap lidik, kata Yana, para pelaku yang menggasak harta milik korban hingga mengalami kerugian puluhan juta berjumlah empat orang.”Pelaku ini ada empat, tiga diantaranya laki-laki dan satu perempuan,” jelasnya.

Baca Juga:   Ingatkan Pembayaran UKT, Akun Instagram Unila "Diserbu"

Dia menuturkan, modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara berpura-pura menanyakan alamat dan membuat korban tak sadarkan diri sehingga menyerahkan sejumlah emas dan uang.

“Atas kejadian ini kami berusaha semaksimal mungkin dan saat ini masih dalam proses pengejaran,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Usai mencoblos di TPS Jalan Hasnudin, Gunung Mas, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, pada Pilgub 2018, Rabu (27) lalu, seorang guru Sekolah Dasar (SD) bernama Saaidah (44) menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis, pada Rabu, (27/6), sekitar pukul 10.00 wib.

Akibat peristiwa tersebut Saaidah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah dan sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Telukbetung Selatan dengan nomor laporan LP/B/278/VI/2018/Resta Balam/Sektor TBS/Rabu, 27 Juni 2018. (ndi/ang)




  • Bagikan