Pelaku yang Tewas Diamuk Massa Residivis

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pelaku pencurian sepeda motor yang tewas diamuk massa warga Dusun 2 A, Desa Way Galih, Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan diketahui bernama Yudha Pratama (25) warga Panjang, Bandarlampung, pelaku juga merupakan residivis.

Sementara itu satu pelaku lagi bernama M. Syahrudin (21) warga Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, untuk barang bukti yang diamankan yakni satu unit sepeda motor Suzuki Shogun SP warna biru BE 5525 YT milik korban dan satu unit sepeda motor Yamaha mio warna putih tanpa plat nomor kendaraan milik pelaku.

Kapolsek Tanjungbintang Kompol Endhi Pratama membenarkan, peristiwa itu terjadi berawal saat pelaku M. Syahrudin mengambil sepeda motor korban yang terparkir diteras rumah dengan cara merusak kunci kontak.

Baca Juga:   Oknum Jaksa Terdakwa Perkara Narkoba Dituntut 10 Bulan

“Kemudian ketika pelaku akan membawa kabur ketahuan oleh korban dan dikejar oleh korban ke arah Dusun 4, Desa Way Galih, sedangkan pelaku Yudha yang membawa motornya kepergok oleh massa kemudian melarikan diri masuk kedalam sumur milik warga,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat dihubungi via telepon, Minggu (20/5).

Dia mengungkapkan, kemudian pelaku ditangkap oleh massa dan dilakukan pengeroyokan oleh massa hingga pelaku meninggal dunia, sedangkan pelaku Syahrudin tertangkap oleh massa dan diamankan di rumah Kepala Desa.

“Sedangkan pelaku yang meninggal dunia ke RSUDAM. Terkait pelaku yang dihakami massa mau melapor atau tidak kami masih menunggu, karena saat ini suasanya sedang berduka,” tandasnya.

Baca Juga:   Polda Lampung Salurkan Bantuan Ratusan Ton Beras ke Warga

Diberitakan sebelumnya, Satu orang diduga pelaku pencurian sepeda motor tewas dihajar massa di Dusun A, Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu malam, (19/5) sekitar pukul 18.30 WIB.

Sedangkan satu pelaku diamankan Polsek Tanjung Bintang dan satu pelaku lagi berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian aparat kepolisian. (ndi/ang)




  • Bagikan