Pelatihan Mediator Bersertifikat Akreditasi A Mahkamah Agung Rampung, Hasil Keluar Dua Pekan

  • Bagikan
Salah satu peserta pelatihan Mediator Bersertifikat Akreditasi A Mahkamah Agung, H. Ardiansyah saat memberikan kata sambutannya mewakili peserta usai menyelesaikan pelatihan yang digelar sejak 7 April hingga Minggu (11/4), di Hotel Amalia Bandarlampung. FOTO RIMADANI EKA MARETA

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pelaksanaan kegiatan pelatihan mediator Bersertifikat Akreditasi A Mahkamah Agung (MA) yang di mulai Rabu (7/4) lalu telah ditutup pada Minggu (11/4).

Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan yang digelar di Amalia Hotel Bandarlampung. Wakil Ketua DPP Asosiasi Pengacara Syari’ah Indonesia (APSI) Hermawan, SH., MH., mengatakan paska seluruh peserta menyelesaikan pelatihan dan ujian, hasilnya akan di kirimkan ke tim dari DPP APSI dan MA untuk penilaian.

“Jadi semua hasil pelatihan dan ujian, yang sudah di videokan akan dikirim semua, sekitar 2 minggu kedepan hasilnya keluar. Setelah dinyatakan lulus kita agendakan setelah lebarab akan kita lantik mediator di Lampung yang juga akan disaksikan oleh perwakilan MA. Sebagai mediator bersertifikat dari MA,” jelas Hermawan yang juga mantan Ketua DPW APSI Lampung.

Baca Juga:   Mutasi Pamen Polda Lampung, Kapolresta Turut Dirolling, Ini Daftarnya

Selanjutnya, setelah dinyatakan lulus seluruhnya, Hermawan mengatakan akan segera berkoordinasi dengan instansi pemerintahan maupun swasta dalam rangka kita masuk ranah konflik.

“Jadi harapannya mediator bisa berkontribusi memecahkan masalahm sehingga tidak semuanya harus lari ke ranah hukum. Apalagi mediator tidak hanya di pengadilan, namun semua lini. Sehingga yang non hakim ini bisa masuk semua sendi kehidupan, misalnya masyarakat, keluarga, sehingga persoalan bisa di selesaikan tanpa harus berproses hukum,” tambahnya.

Salah satu peserta Mediator Bersertifikat Akreditasi A MA, H. Ardiansyah mengatakan, profesi mediator merupakan profesi mulia. Maka Bang Aca -sapaan akrab H. Ardiansyah- kedepannya para mediator ini bisa terus semangat dalam mengabdikan diri sebagai mediator di semua aspek kehidupan.

“Mediator ini profesi mulia, maka tergantung bagaimana profesi ini kita jalankan. Maka kedepannya kita harus mengedepankan semangat pengabdian, semangat mengabdi, semangat beribadah sehingga bisa menyelesaikan masalah,” jelas Chairman Radar Lampung Grup tersebut, .

Baca Juga:   Polisi Cari Pelaku Orderan Fiktif

Bang Aca mengatakan, dalam pelatihan dirinya betul-betul mendapatkan banyak pelajaran. Maka Bang Aca mengajak seluruh calon mediator untuk terus mengembangkan dan memperjuangkan profesi ini.

“Maka mari bersama memperjuangkan dan mengembangkan profesi ini. Dan menjadi tanggungjawab kita bersama untuk terus memasyarakatkan profesi ini karena profesi ini mulia dan mediator yang handal namun juga memiliki jiwa mulia. Dan alhamdulillah pelatihan berakhir dan banyak materi yang sangat baik dan berguna untuk menjadi mediator. Ini sebuah profesi mulia yang dibutuhkan dalam menyelesaikan berbagai masalah,” tandasnya. (rma/wdi)

Berita terkait : 25 Peserta Ikuti Pelatihan Mediator Bersertifikat Akreditasi A Mahkamah Agung




  • Bagikan