Peluncuran SIAP Qris di Pasar Tamin, Awal Digitalisasi Pasar Tradisional


Program nasional Sehat Inovatif dan Aman Pakai QRIS di pasar tradisional Pasar Tamin Bandarlampung, Rabu (29/12). Foto Ruri/Radarlampung.co.id
Program nasional Sehat Inovatif dan Aman Pakai QRIS di pasar tradisional Pasar Tamin Bandarlampung, Rabu (29/12). Foto Ruri/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung me-launching program nasional Sehat Inovatif dan Aman Pakai QRIS di pasar tradisional Pasar Tamin Kota Bandarlampung, Rabu (29/12).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan mengatakan, dalam digitalisasi ekonomi, Bi memiliki kewenangan antara lain di sistem pembayaran. Salah satunya dengan menjawab kebutuhan masyarakat khususnya di pandemi melalui Quick Response Code Indonesia Standard atau Qris. Di mana, penggunaan Qris sebagai salah satu kanal pembayaran digital terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.





Ia menjelaskan, dari tahun 2019 sampai 2021 tercatat peningkatan hingga 205 persen. BI Provinsi Lampung mencatat awal tahun 2021 sampai akhir Desember tumbuh positif hingga 150 persen.

“Target yang ditetapkan untuk Provinsi Lampung sekitar 180 ribu merchant, dan kita sudah melampui target itu, dan merchant kita sudah mencapai 215 ribu lebih hingga Desember ini, dan sekitar 50 persennya berada di Kota Bandarlampung,” ungkapnya, Rabu (29/12).

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana yang juga turut hadir menuturkan, pihaknya siap melaksanakan tugas untuk program SIAP Qris tersebut. Ia berharap, masyarakat terutama pedagang yang belum paham menggunakan QRIS, pelayanan yang ditawarkan juga harus dipermudah, dan transaksinya tidak dipersulit.

“Mudah-mudahan dari BI dan perbankan bisa memberikan solusi untuk menggunakan transaksi SIAP Qris,” katanya.

Tidak hanya pedagang, Bunda Eva juga akan mengajak mahasiswa, dan anak muda untuk menggunakan Qris.

“Kita turut berbangga, Kota Bandarlampung menjadi percontohan untuk penggunaan SIAP Qris, dan ini merupakan awal Pemkot Bandarlampung semakin terdepan, dan pelayanan semakin cepat,” pungkasnya. (rur/sur)