Pembangunan Hotel Grand Mercure juga Resahkan Warga Sekitar Proyek

  • Bagikan
Bayinah (54) mengaku rumahnya kerap tertimpa reruntuhan material proyek pembangunan Hotel Grand Mercure di Jalan Raden Intan, Bandarlampung. Foto M Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

Diberitakan sebelumnya, Honda Lampung Raya (HLR) mengeluhkan proyek  pembangunan Hotel Grand Mercure yang tidak memperhatikan keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar. Pasalnya, sudah enam kali benda berat material proyek jatuh ke kantor dealer mobil Honda tersebut.

“Jadi ini sudah yang keenam kalinya pertama kalinya pada 15 Agustus 2018 dan masih berlanjut sampai sekarang. Itu yang jatuh benda material seperti besi holo sepanjang 4 meter jatuh kemeja kerja karyawan,” kata Kuasa hukum HLR, Rahman Kholid saat Konfrensi Pers di Wood Stairs Cafe, Bandarlampung, Senin (21/1).


Atas peristiwa tersebut, sambung Rahman, dirinya telah melaporkan PT Wijaya Kusuma selaku kontraktor proyek ke Polda Lampung, serta mempertanyakan kelayakan perizinan pembangunan hotel tersebut.

Baca Juga:   34 Peserta Tes SKD CASN Tanggamus Tidak Hadir, Satu Isoman

“Sudah kita laporkan ke Polda Lampung 10 Januari 2019. Selama ini juga kita belum tahu perizinan gedung itu seperti apa, kita sebagai tetangga gak pernah diminta menandatangani izin lingkungan karena sekali lagi ini mengenai keselamatan orang banyak dan semoga saja polisi segera bertindak dalam mengatasi persoalan ini,” tandasnya. (mel/kyd)




  • Bagikan