Pembangunan Jalan Pertanian Dapat Tingkatkan Perekonomian Petani

  • Bagikan
Tulangbawang
Bantuan jalan dibangun di sekitar areal pertanian. Foto Dok. Dinas Pertanian Tulangbawang

Radarlampung.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak meningkatkan produktivitas pertanian. Sebab, produktivitas pertanian yang meningkat berorientasi pada meningkatnya taraf kesejahteraan petani. Dengan begitu roda perekonomian nasional terus bergulir.

Salah satu program strategis Kementan adalah pembangunan jalan usaha tani. Kali ini, program padat karya Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) itu direalisasikan di Tulangbawang.


Penerima manfaat program jalan usaha tani adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapotan) dan Kelompok Tani (Poktan) di Kecamatan Gedungaji, yakni di Kampung Bandar Aji Jaya dan Kecamatan Rawapitu di Kampung andalas cermin serta Sumber Agung.

Kepala Dinas Pertanian Tulangbawang Nurmansyah didampingi Kabid Sapras Andri mengatakan, agar alsintan dapat menjangkau lahan pertanian maka dibutuhkan jalan pertanian.

Baca Juga:   Polinela Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Inspektor Pertanian Organik Tanaman

Pembangunan jalan pertanian sendiri merupakan bagian dari upaya menuju pertanian modern serta berwawasan agribisnis.

“Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional, yaitu menyediakan pangan bagi seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor,” ungkapnya, Selasa (7/9).

Untuk menuju pola pertanian modern, diperlukan penambahan maupun penyempurnaan prasarana dan sarana pertanian yang menunjang untuk penggunaan peralatan dan mesin untuk pra dan pascapanen. Serta pengangkutan saprodi dan hasil pertanian dari dan ke lokasi.

“Penggunaan peralatan dan mesin pertanian merupakan kebutuhan yang sangat mendesak, karena semakin berkurangnya tenaga kerja yang masih bertahan di bidang pertanian,” kata Andri.

Menurunya, untuk memenuhi persyaratan penggunaan peralatan dan mesin pertanian serta pengangkutan sarana produksi dan hasil panen, diperlukan fasilitas jalan, jembatan serta kelengkapan lainnya yang memadai.

Baca Juga:   Polinela Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Inspektor Pertanian Organik Tanaman

Saat ini, lanjut mantan Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnakertrans Tulangbawang tersebut, jalan pertanian yang ada sebagian besar masih berupa galengan dan belum memenuhi syarat bagi penggunaan peralatan dan mesin, maupun pengangkutan saprodi dan hasil panen.

Untuk itu, pengembangan jalan pertanian di lahan pertanian yang memadai diperlukan karena untuk memperlancar mobilitas alat mesin pertanian, sarana produksi dan hasil produksi pertanian dari dan ke lahan pertanian. (nal/sur)




  • Bagikan