Pembangunan Rest Area Terkendala Pelepasan Lahan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Niatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang untuk dapat segera membangun rest area serta ikon Kabupaten di depan terminal induk Menggala sepertinya belum dapat terealisasi dalam waktu dekat.

Sebab, pemilik lahan hingga saat ini belum ingin melepas lahan yang diperkirakan seluas 2 hektare tersebut.

Wakil Bupati Tuba Hendriwansyah kepada radarlampung.co.id membeberkan, untuk pembebasan lahan tersebut, Pemkab telah membentuk tim appraisal untuk menilai secara legal dan hukum.

“Kita sudah membentuk tim appraisal untuk menilai. Kita akan meminta sesuai aturan tim,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/1).

Tim appraisal tersebut, lanjutnya, nantinya juga akan melibatkan tim pembebasan lahan dari Pemkab yang dipimpin asisten I Akhmad Suharyo, TP4D seperti Kejaksaan dan Kepolisian.

Hendriwansyah berharap, pemilik lahan dan keluarga dapat mengikhlaskan lahan tersebut untuk nantinya dibangun salah satu ikon kebanggaan warga Tuba “Jika cinta Menggala dan Tulangbawang, sekarang saatnya menunjukan rasa cinta itu,” pesannya.

Hendri menekankan, Pemkab Tuba tidak akan meminta secara cuma cuma lahan tersebut. Tetapi akan menyelesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan harapan Buya H. Sabki dan keluarga sebagai pemilik lahan dapat menerimanya,” harapnya.

Mantan wakil ketua DPRD Tuba itu menambahkan, saat ini tim tengah bekerja. Menurutnya, jika telah menemui hasil hitungan nominal permeter akan akan segera dilaporkan. (nal/gus)




  • Bagikan