Pembangunan SPAM IKK BNS Belum Jelas

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembangunan sistem pengembangan air minum ibukota kecamatan (SPAM IKK) di Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS), Lampung Barat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih belum jelas.

Padahal proyek tersebut masuk dalam agenda nasional. Namun batal dilaksanakan pada 2020 lalu akibat kebijakan refocusing dan realokasi anggaran penanganan Covid-19.


Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Lambar Ahmad Ahnuh mengungkapkan, pasca dibatalkan oleh Kementerian PUPR pada tahun anggaran 2020 lalu, pembangunan SPAM IKK BNS belum mendapat kejelasan.

Pihaknya berharap proyek tersebut tetap masuk dalam agenda pemerintah pusat dan bisa direalisasikan tahun mendatang.

”Tahun 2020 lalu batal dilaksanakan. Itu dampak adanya pandemi virus Corona. Sampai saat ini belum ada informasi. Apakah akan direalisasikan atau tidak. Tapi yang jelas, berkas kita sudah ada di pusat. Harapannya tetap direalisasikan,” kata Ahmad Ahnuh mendampingi Kepala Dinas PUPR Lambar Sudarto.

Baca Juga:   Lambar Waspadai Covid-19 Varian MU

Dijelaskan, pada perencanaan yang ditetapkan, pembangunan SPAM BNS diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp30 miliar lebih. SPAM tersebut bisa dimanfaatkan untuk lima pekon yang ada di kecamatan tersebut.

”Pembangunan SPAM IKK tersebut berawal dari usulan masyarakat, karena belum tersedia air bersih. Rencananya dibangun di Pekon Bandaragung untuk ketersediaan air di Pekon Bandaragung, Srimulyo, Tri Mekarjaya dan Pekon Gunungratu, serta kedepan bisa dikembangkan untuk Pekon Suoh,” urainya. (nop/ais)




  • Bagikan