Pembunuh Ayah-Anak di Waylima Tewas Tertembak


Kapolres Pesawaran AKBP Popon A.S menunjukkan barang bukti yang disita dalam ungkap kasus pembunuhan Bustori dan anaknya Tegar, warga Desa Cimanuk, Kecamatan Waylima dalam ekspose di mapolres, Sabtu (1/6). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID.  
Kapolres Pesawaran AKBP Popon A.S menunjukkan barang bukti yang disita dalam ungkap kasus pembunuhan Bustori dan anaknya Tegar, warga Desa Cimanuk, Kecamatan Waylima dalam ekspose di mapolres, Sabtu (1/6). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID.  

radarlampung.co.id – Kasus pembunuhan Bustori (53) dan anak angkatnya Tegar (5), warga Desa Cimanuk, Kecamatan Waylima, terungkap. Anggota Satreskrim Polres Pesawaran dibantu Polda Lampung menangkap tersangka, Jumat (31/5).

Tersangka adalah Andi Novriandi (34). Pemuda yang tinggal bertetangga dengan korban ini tewas karena kehabisan darah setelah mendapat tembakan dalam penangkapan. Sebelumnya, Andi sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.





Kapolres Pesawaran AKBP Popon A.S mengatakan, kasus ini terungkap berdasar keterangan sejumlah saksi. Lalu diketahui identitas tersangka. ”Ada empat orang yang duduk di konter dan satu orang yang dipinjam linggisnya oleh tersangka. Seorang lagi, pernah mendapat gadaian sepeda motor dari tersangka,” kata Popon dalam ekspose kasus pembunuhan di Mapolres Pesawaran, Sabtu (1/6).

Popon mengatakan, Andi diamankan dikediamanya sekitar pukul 05.30 WIB. selanjutnya ia dimintai keterangan di Mapolsek Kedondong.

Andi mengakui perbuatannya. Lelaki itu menghabisi korban dengan menghantam kepalanya menggunakan linggis. Sementara anak korban dicekik. ”Setelah mengeksekusi korban, linggis dikembalikan lagi tanpa sepengetahuan saksi,” sebut dia

Dilanjutkan, Andi juga mendapatkan uang Rp15 juta dari rumah korban. Sebanyak Rp5 juta digunakan untuk menembus hutang motor. Sementara uang sisa dibakar.

Popon menyatakan, saat diminta menunjukkan lokasi membakar uang, Andi melawan dan berusaha kabur. Polisi mengambil tindakan tegas dan terukur. Ia dilumpuhkan dengan tembakan di kaki.