Pemilih Gangguan Jiwa Berdasarkan Rekomendasi RSJ

  • Bagikan
HANDI MULYANINGSIH

radarlampung.co.id – Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih menyatakan, dalam menetukan pemilih gangguan jiwa yang berhak mendapat hak suara berdasarkan rekomendasi dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Menurutnya, pendataan yang akan dilakukan paling lambat satu bulan sebelum pemilihan atau 17 Maret. Itu mengingat Pemilu sendiri akan berlangsung 17 April 2019 mendatang.


“Pendataan dilakukan oleh KPU, kemudian nantinya diserahkan pada dokter di RSJ untuk diberikan rekomendasi seperti apa kondisinya. Untuk memberikannya harus dilakukan dokter yang sudah ada di RSJ dan rumah sakit dari pemerintah. Karena ini di RSJ maka yang akan menentukan dokter disana, jadi bukan di luar itu,” jelas Handi di kantornya, Jumat (21/12).

Baca Juga:   Tanggapi Adanya Pertemuan Elit Partai, Sekretaris Partai Demokrat Lampung Nilai Wajar

Handi menjelaskan, rekomendasi ini nantinya berisikan keterangan pasien mana yang memiliki kemampuan memilih. Ini untuk pasien rawat inap. Berbeda lagi dengan pasien rawat jalan.

Menurutnya, untuk pasien rawat jalan akan di serahkan ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Namun karena rawat jalan dinilai kondisinya lebih baik dari pasien rawat inap atau tidak terlalu parah, maka bisa diserahkan kepada pihak keluarga. “Kalau menurut keluarganya tidak bisa, ya dia tidak ke TPS untuk memilih,” tambahnya. (rma/kyd)




  • Bagikan