Pemilih Pemilu 2019 Bertambah 125.477

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Lampung ditetapkan sebanyak 5.893.538 pemilih dengan total 2.640 tempat pemungutan suara (TPS).

Hal ini diperoleh berdasarkan pleno terbuka yang berlangsung di Hotel Emersia, kemarin (20/6). Hasil ini lebih banyak 125.477 pemilih dibanding Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 27 Juni 2018 yang menjadi dasar penetapan DPS Pemilu 2019. Untuk diketahui, DPT pilgub sebanyak 5.768.061 pemilih.

Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih mengatakan bahwa data yang dipergunakan untuk menyusun DPS tidak melalui proses pencocokan dan penelitan (coklit) oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP).

“Jadi data yang dipergunakan untuk menyusun DPS Pemilu 2019 ini merupakan data DPT pemilu terakhir, dalam hal ini DPT Pilgub Lampung 2018. Kemudian kami menerima data dari KPU RI, sebagai data pemilih pemula,” ujar Handi saat diwawancarai usai kegiatan.

Baca Juga:   Ombak 2 Meter Terjang Empat Rumah

Koordinator Divisi Program dan Data ini melanjutkan, data pemilih pemula yang diterima KPU Lampung ini selanjutnya akan ditindaklanjuti KPU kabupaten/kota. Data yang dikirim dari KPU RI ini sudah ditentukan hingga tingkat desa.

“KPU diminta melalukan pemetaan TPS, dari awal mata pilih TPS maksimal 800 jadi 300. Jadi kan ditata lagi. Nah bagaimana menatanya PPS (panitia pemungutan suara), PPDP, dan tokoh masyarakat berkumpul membagi sesuai kedekatan wilayah dengan TPS-nya,” sambung Handi.

Dia melanjutkan, setiap provinsi dan kabupaten/kota yang tidak melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tidak perlu coklit. Namun jika belum, harus coklit.

Saat ini, lanjut Handi, sedang proses penguman di setiap desa. Sehingga KPU bisa mendapat informasi soal pemilih tersebut. Apakah sudah tidak ada, pindah, atau meninggal. Hasilnya dipergunakan untuk memperbaiki DPS hasil perbaikan (DPSHP). Selain pencermatan oleh masyarakat juga berlaku untuk panitia pengawas pemilu (panwaslu), dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL).

Baca Juga:   Terpidana Fee Proyek Lamsel Jalani Eksekusi Hukuman di Rutan Kelas I Bandarlampung

Pemilih pemula yang masuk dalam DPS Pemilu 2019 ini merupakan data yang diperoleh setelah DPT Pilgub ditetapkan pada 17 April di setiap kabupaten/kota.

“Namun soal penetapan 125.477 pemilih baru ini memang masih menjadi pertanyaan. Kan pasti ada diantaranya yang berusia 17 tahun mulai rentang waktu 17 April hingga 27 Juni. Pastinya mereka bisa memilih dalam pilgub, namun tidak bisa seluruhnya diikutkan dalam Pilgub. Karena ada kemungkinan belum berusia 17 tahun sampai DPT ditetapkan,” katanya.

Untuk memenuhi identitasnya, Handi menekankan untuk 125.477 pemilih harus memiliki E-KTP selaku pemilih pemula. “Kan sudah kita masukan dalam DPS, jangan sampai pleno DPT masih belum ada nantinya akan menjadi peluang membahayakan DPT tersebut,” tambahnya. (rma/dna/ang)




  • Bagikan