Pemkab dan Pemkot juga Wajib Terapkan E-Planing E-Budgeting

Pj. Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis saat pimpin rapat implementasi E-Planing- E-Budgeting, Kamis (12/7). Foto Agung Budiarto/Radar Lampung
Pj. Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis saat pimpin rapat implementasi E-Planing- E-Budgeting, Kamis (12/7). Foto Agung Budiarto/Radar Lampung

radarlampung.co.id – Tidak hanya Pemprov Lampung saja yang mencanangkan e-planing e-budgeting di tahun anggaran (TA) 2019. Tapi, penekanan penerapan ini juga ditekankan kepada 15/kabupaten/kota.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Lampung, Minhairin melalui Kabid Anggaran Marindo Kurniawan mengatakan, hal ini harus dilakukan agar pelaksaaan anggaran dan pelaksanaan fisik lebih terstruktur dan memiliki serapan yang maksimal di akhir tahun.

BACA  Pemprov dan Kadin Lampung Sambut Baik Adanya Pengawasan dari KPK

Dia mengatakan hal ini merupakan evaluasi dari pendampingan KPK-RI beberapa waktu lalu. Di mana, catatannya adalah mengenai perencanaan yang masih dianggap minim.

Salahsatu cara yang dilakukan adah penerapan eplaning e-budgeting. Di mana nantinya, perencanaan yang dilakukan secra terstruktur di awal tahun. Dan terkoneksi dengan pendanaan yang sudah ada.

BACA  Duh, Dua Parpol Ini Tak Ikut Pileg

“Akan dilakukan MOU antara pemprov Lampung dengan pemkab/pemkot se-lampung untuk implementasi aplikasi integrasi e-planning & e- budgeting,” ujarnya kepada Radar Lampung, kemarin (12/7).

Dijelaskan dia, pelakasanaan MoU akan dilakukan pada Selasa (17/7). Dalam pelaksanan MoU tersebut, Marindo menjelaskan, penekanan dilakukan keapda seluruh kabupaten/kota adalah kematangan perencanaan.

BACA  Korban Penggusuran di Sukarame Sebelumnya Tak Diberitahu

”Intinya semuanya harus matang di awal tahun. Agar semuanya terintegrasi,” kata dia. (abd/ang)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here