Pemkab Lambar Jajaki Pemasaran Pisang ke Pasar Modern

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO COSMOSMAGAZINE.COM

Menurut Sugeng, banyak hal yang telah dan akan dilakukan oleh Diskoperindag Lambar dalam menyikapi persoalan tersebut.

”Yang pertama, kami akan menggiatkan pelaku UMKM untuk mengolah bahan atau komoditas dasar pisang, tomat dan lainnya untuk menjadi produk pangan. Seperti pisang sale dan dodol tomat. Kita dorong, silahkan petani membentuk UMKM,” sebut dia.

Selanjutnya, Diskoperindag sedang membangun sentra IKM di Kecamatan Kebuntebu. Ini menjadi salah satu alternatif dan solusi. Lalu sosialisasi terhadap UMKM.

Tidak hanya itu. Sesuai keinginan petani, pihaknya juga akan menjajaki membantu pemasaran. Misalnya di pasar modern maupun supermarket.

Ketika itu terwujud, maka kualitas maupun pengemasan tentunya akan diterapkan. Petani harus siap untuk memenuhi permintaan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Baca Juga:   Terkonfirmasi Covid-19 di Lambar Capai 1.982 Kasus

”Tidak kalah pentingnya, Pemprov Lampung berencana melaksanakan pasar lelang. Ini sedang disusun. Kami akan berkoordinasi dengan provinsi untuk bisa ikut dalam pasar lelang tersebut sehingga menjadi peluang bagi petani Lambar memasarkan produknya,” pungkas Sugeng.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Lambar Sarwani menyatakan segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Pihaknya juga akan melakukan kunjungan kerja ke Lembang untuk mempelajari cara petani mempertahankan pasar. (nop/ais)




  • Bagikan