Pemkab Lamteng Gelar Konferensi Pers Terkait OTT KPK

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pemkab Lampung Tengah menggelar konferensi pers terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Konferensi pers dipimpin Plt. Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto didampingi Sekkab Adi Erlansyah, Kepala Bappeda Abdulhak, Kepala BPKAD Madani, Asisten I Ahmad Azhar, Kasatpol PP Tri Widarbo, Staf Ahli Sofyan, dan Staf Ahli Hasan Basri.

Baca Juga:   Mengenal Aksara Lampung dan Penulisannya, Yuk Simak Ulasannya

Loekman berharap teman-teman jurnalis tetap menjunjung asas praduga
tak bersalah.



“Dalam kasus ini diharapkan tidak berkomentar berlebih. Kita harus tetap menghormati proses hukum. Asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung. Jangan men-judge seseorang bersalah. Ini menyangkut nama baik seseorang dan Pemkab Lamteng,” katanya.

Baca Juga:   15 Makanan Khas Lampung yang Patut Anda Coba, Pasti Ketagihan

Loekman melanjutkan, terkait keberadaan Mustafa di Bandarlampung. “Keberadaan Mustafa ada. Tadi pagi di Bandarlampung ikut apel,” katanya.

Sementara itu,  Pemkab Lampung Tengah mengaku belum mendapat pemberitahuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini diungkapkan Plt. Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.

Baca Juga:   Mengenal Aksara Lampung dan Penulisannya, Yuk Simak Ulasannya

“Belum ada pemberitahuan. Jadi belum tahu pasti siapa-siapa yang kena OTT. Informasinya 14 orang yang terdiri atas anggota DPRD, Pemkab Lamteng, dan pihak perusahaan,” katanya.

Masalah penyegelan, Loekman menyatakan itu protap KPK. “Jika ada kegiatan KPK, itu protapnya. Pastinya dalam kasus ini, roda pemerintahan tetap berjalan,” ungkapnya.(sya/ang)






  • Bagikan