Pemkab Pesawaran Minta KPU Bijak Tata Anggaran Pilkada

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id- Pemerintah Daerah Pesawaran berharap KPU Pesawaran secara bijak melakukan penataan anggaran yang sudah tersedia. Pasalnya, jika direncanakan akan ada pengajuan usulan penambahan anggaran, saat ini Pemda mengalami keterbatasan anggaran lantaran pandemi covid dan kondisi ekonomi nasional.

“Kita berharap KPU dapat melakukan pergeseran anggaran yang sudah ada. Karena sekarang ini selain pandemi covid, kondisi perekonomian kita terjadi perlambatan yang berdampak terhadap anggaran pemerintah termasuk di daerah,”ungkap Sekretaris Daerah Pesawaran,Kesuma Dewangsa,Minggu (7/6).

Dikatakan,hampir diseluru Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda setempat mengalami pemangkasan anggaran mencapai 35 hingga 50 persen. Pasalnya sejumlah alokasi anggaran dari pemerintah pusat tidak dapat direalisasikan karena pandemi covid-19

“Seperti perjalanan dinas,kegiatan rapat,listrik dan kegiatan lainnya mengalami pemangkasan anggaran,” ucapnya.

Namun demikian, lanjut Kesuma saat ini pihaknya akan melihat terlebih dahulu hasil revisi anggaran KPU setempat. Dimana setelah dilakukan revisi nantinya akan terlihat postur anggaran untuk pelaksanaan pilkada dengan penerapan protokol kesehatan.

“Kita akan serap usulan dari mereka. Kita berharap pemerintah pusat dapat mengalokasikan tambahan anggaran Pilkada di tengah pandemi covid-19 ini,”ujarnya.

Diketahui, KPU Kabupaten Pesawaran saat ini tengah melakukan revisi anggaran untuk pelaksanaan pilkada Desember 2020 mendatang. Pasalnya, kebutuhan anggaran Pilkada dengan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Corona mengalami peningkatan kebutuhan anggaran.

“Saat ini kita masih menunggu PKPU dan juknisnya. Saat ini kita lagi melakukan revisi anggaran. Tempo hari kita sudah koordinasi dengan pemda, terkait informasi akan adanya perubahan. Belum sampai ke usulan penambahan anggaran Pilkada, karena masih kita revisi,”ungkap Ketua KPU Pesawaran Yatin. P. Sugino,Jumat (5/6).

Dikatakan,jika sebelumnya tidak ada pandemi corona, jumlah TPS di Pesawaran mencapai 925 TPS dengan satu TPS mencapai 800 pemilih. Namun dengan penerapan protokol kesehatan, maka maksimal satu TPS hanya 500 pemilih. “Artinya ada penambahan jumlah TPS. Kalau kita hitung, maka jumlah TPS sekitar 1211 TPS,”ucapnya (ozi/wdi)




  • Bagikan