Pemkab Pesbar Galau Soal Penghapusan Honorer

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id – Pemkab Pesisir Barat belum menentukan langkah terkait wacana penghapusan honorer atau pegawai tidak tetap. Justru diharapkan ada pengangkatan PNS. Sebab kabupaten itu masih kekurangan pegawai.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pesisir Barat Syahrial Abadi, pihaknya belum menerima surat resmi dari pusat. “Itu baru wacana atau seperti apa, kami belum tahu. Sebab sampai saat ini belum menerima pemberitahuan resmi,” kata Syahrial ditemui dikantornya,  Kamis (23/1).


Dilanjutkan, sebagai daerah otonomi baru, Pesisir Barat masih kekurangan pegawai. Karena itu, ia berharap bukan pemutusan hubungan kerja para tenaga kontrak. Namun bagaimana mereka bisa diangkat menjadi PNS.

“Ya, kondisinya saat ini, walaupun dibantu tenaga kontrak (honorer) kami masih kekurangan pegawai. Sebab jumlah yang dibutuhkan sekitar enam ribu orang. Kalau sekarang, baru ada lima ribu pegawai termasuk honorer. Tiga ribuan tenaga kontrak, sisanya PNS,” urainya.

Baca Juga:   Pemkab Serahkan Hibah Kendaraan Tahanan untuk Kejari Pesawaran

Karena itu, pihaknya berharap wacana pemutusan kerja tenaga kontrak atau honor daerah tidak terjadi. Sebab, pemkab akan kekurangan pegawai dalam jumlah besar yang tentunya mengganggu pelaksanaan tugas.

“Harapan kami, tidak terjadi pemutusan pegawai kontrak tersebut. Sebab, kami masih kekurangan pegawai. Untuk melaksanakan berbagai tugas, butuh tenaga honorer ini,” tegasnya. (try/ais)

 




  • Bagikan