Pemkab Tanggamus Doa Bersama, Berharap Pandemi Segera Berakhir


Bupati Tanggamus bersama Forkopimda, kepala OPD dan tokoh lintas agama berdoa bersama memohon agar pandemi virus Corona segera berakhir, Senin (2/8). FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS

Padahal per Desember 2020, pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Tanggamus baru 15 orang. Dalam tempo tujuh bulan terjadi kenaikan kematian akibat Covid-19 sebesar 453 persen.

Untuk kasus pasien terkonfirmasi positif, per Desember 2020 masih sekitar 311 orang. Saat ini melonjak menjadi 1.792 orang, naik 576 persen atau hampir enam kali lipat, dalam tempo tuju bulan.





“Berkali-kali saya sampaikan, bahwa Covid-19 ini bukanlah perkara main-main. Ini masalah serius yang bangsa Indonesia sedang hadapi. Saya mengibaratkan, Agustus adalah bulan kemerdekaan. Apabila di masa lalu bangsa kita berjuang merebut kemerdekaan dengan mengusir penjajah, namun saat ini seluruh bangsa Indonesia sedang sama-sama berjuang. Sama-sama mempertaruhkan dan mengorbankan harta, benda, tetesan darah, air mata serta nyawa untuk dapat mengusir virus,” tegas bupati.

Menghadapi cobaan pandemi virus Corona, lanjut bupati, Islam telah mengajarkan, sebagai hamba Allah diwajibkan menghadapi segala macam ujian dan cobaan seberat apapun dengan istiqamah. Senantiasa sabar, tegar dan tetapi harus bekerja sangat keras dan berikhtiar agar hidup menjadi lebih baik.

“Salah satu ikhtiar kita di masa pandemi ini adalah disiplin ikuti aturan protokol kesehatan, yaitu jaga jarak, pakai masker, jauhi kerumunan, membatasi mobilisasi dan selalu cuci yangan pakai sabun di air mengalir. Kalau ini dapat dijalankan secara ketat, Insya Allah lonjakan kasus Covid-19 dapat mereda,” pungkas bupati. (ral/ehl/ais)