Pemkab Tanggamus Keluarkan Edaran Antisipasi DBD

  • Bagikan
SUKISNO

radarlampung.co.id – Demam berdarah dengue yang menyerang sejumlah wilayah di Tanggamus mendapat perhatian serius pemerintah kabupaten setempat. Bupati Dewi Handajani melalui Sekkab Hamid Heriansyah Lubis secara resmi mengeluarkan surat edaran tentang penggerakan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk.

Ini dituangkan dalam surat edaran Nomor: 440/429/23/2019 yang ditandatangani Pj. Sekkab Hamid Heriansyah Lubis yang ditujukan kepada para camat. Isinya, para camat dapat menggerakkan masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aygepty di wilayah masing-masing.

Kegiatan pemberantasan antara lain melalui 3M. Yakni menguras penampungan air seminggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali barang bekas yang dapat menjadi tempat perindukan nyamuk.

Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus Sukisno mengatakan, terkait pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aygepty, pihaknya melalui puskesmas telah melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk bersama masyarakat.

”Karena itu, dengan keluarnya surat edaran tersebut, kita siap bekerjasama dengan pihak kecamatan menggerakkan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk,” kata Sukisno kepada Radarlampung.co.id, Rabu (23/1).

Diketahui, hingga akhir Januari 2019 tercatat 44 kasus DBD di Tanggamus. Tertinggi adalah Kecamatan Kotaagung Pusat dengan 18 kasus. (ehl/ais)




  • Bagikan