Pemkab Tanggamus Upayakan Buka Delapan Pekon di Pematangsawa yang Terisolir

  • Bagikan
Warga delapan pekon di wilayah Barat Kecamatan Pematangsawa,Tanggamus menggunakan perahu yang menjadi satu-satunya transportasi di daerah itu. FOTO UJI MASHUDI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Warga delapan pekon di wilayah Barat Kecamatan Pematangsawa,Tanggamus menggunakan perahu yang menjadi satu-satunya transportasi di daerah itu. FOTO UJI MASHUDI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus berupaya membuka keterisoliran delapan pekon di Selatan Kecamatan Pematangsawa. Langkah tersebut cukup sulit. Sebab daerah itu dekat dengan kawasan konservasi.

”Kita juga menginginkan agar jangan ada daerah yang terisolir lagi di Tanggamus. Termasuk delapan pekon yang ada di Pematangsawa,” kata Wakil Bupati Tanggamus AM. Syafi’i.

Menurut dia, untuk membuka keterisoliran warga di Pematangsawa memang cukup alot. Sebab berada di dekat wilayah konservasi, sehingga harus dibicarakan dengan banyak pihak.

“Jadi prosesnya jelas tidak gampang. Perlu dibicarakan dengan banyak pihak. Harus lintas institusi. Itu yang paling pokok. Karena kalau gegabah, takutnya jika jalan, malah timbul masalah,” sebut dia.

Diketahui, delapan pekon di Kecamatan Pematangsawa, Tanggamus, masih terisolir. Hingga saat ini, belum ada akses jalan menuju wilayah tersebut.

Pekon tersebut adalah Pekon Karangbrak, Telukbrak, Wayasahan, Martanda, Kaurgading, Tirom, Tampang Muda dan Tampang Tua.




  • Bagikan