Pemkab Tuba Launching Dana Desa, Siltap dan Program Unggulan Lain

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang jumat siang melaksanakan launching Dana Desa, Penghasilan Tetap (Siltap) aparatur kampung, serta beberapa program unggulan Pro Rakyat lainnya.

Launching tersebut dilakukan saat Bupati Tulangbawang Hj. Winarti S.E., M.H membuka sosialisasi penerimaaan pajak daerah sektor Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan launching dana Penghasilan Tetap (Siltap) serta Dana Desa (DD) Tahun 2018, yang dilaksanakan di Aula Utama Ruang Rapat Lantai II Kantor Pemda Tulangbawang.

Selain Dana Desa dan Siltap, Winarti juga sekaligus melakukan launching beberapa program unggulan Pro Rakyat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Bansos Pangan Beras Sejahtera (Bansos Rastra), Program Santunan Kematian, dan Program Bantuan Sosial Kepada Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia.

Bupati berharap, dengan di launchingnya program program unggulan tersebut, masyarakat Tulangbawang dapat lebih terbantu. Launching program program Pro Rakyat tersebut, juga sekaligus menjadi penanda program serta visi misi Winarti-Hendriwansyah dalam 5 tahun kedepan telah mulai berjalan di lima bulan masa jabatan mereka.

Baca Juga:   Jangan Lengah Prokes ! Sehari, Ada 717 Kasus Baru Covid-19 di Lampung

Dalam arahannya saat sosialisasi, Winarti menyambut baik kegiatan sosialisasi PBB-P2. Karena selain diharapakan dapat meningkatkan pemahaman akan pentingnya membayar pajak, juga untuk sarana evaluasi sekaligus sosialisasi target capaian serta terobosan dalam hal pajak.

Bupati berharap melalui kegiatan sosialisasi ini akan berdampak positif, dapat tercapainya target sebagaimana yang telah direncanakan dan tidak lagi menyisakan tunggakan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Pada kesempatan itu juga, Winarti mengajak seluruh kepala kampung/ lurah dari 147 kampung dan 4 kelurahan yang hadir untuk merubah pola, terlebih lagi pola yang menghambat investasi di Kabupaten Tulangbawang.

“Investasi merupakan modal kita untuk membangun, untuk itu seluruh aparatur harus dapat merubah pola untuk dapat memberikan kemudahan pada dunia usaha untuk berinvestasi di Kabupaten Tulangbawang,” tegas bupati.

Selain itu, mantan ketua DPRD Tulangbawang itu berharap, para peserta sosialisasi diharapkan dapat terlibat aktif disetiap program pembangunan, agar cita-cita mewujudkan Kabupaten Tulangbawang yang mandiri dan sejahtera dapat terwujud.

“Saya berharap kita semua mampu meningkatkan pemahaman serta komitmen untuk mengoptimalkan pencapaian pajak sistematis, terpadu dan berkesinambungan, yang secara khusus menopang pencapaian Kabupaten Tulangbawang,” ungkap Winarti.

Baca Juga:   Fix, PPN Sewa Bangunan Ditanggung Pemerintah

Pada kesempatan itu pula, Bupati menyampaikan, bahwa pagu Dana Desa Tahun 2018 di Kabupaten Tulangbawang mengalami peningkatan dari Tahun 2017 sebanyak Rp10 miliar.

Menurutnya, dampak positif ini didasari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 226 Tahun 2017. Percepatan penyaluran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2018, sementara Pemerintah Kabupaten Tulangbawang telah mencairkan Dana Desa Tahun 2018 tahap 1 sebesar 20 persen untuk delapan Kecamatan yaitu Kecamatan Meraksaaji, Penawaraji, Gedungaji, Menggala Timur, Banjaragung, Banjarbaru, Rawapitu, dan kecamatan Gedungaji Baru.

“Sementara untuk tujuh kecamatan yang belum menyelesaikan pengajuan permohonan pencairan agar bisa segera menyusul, paling lambat satu minggu kedepan,” perintahnya.

Selain Dana Desa, aparatur kampung dapat bernafas lega lantaran Siltap, tunjangan BPK dna Insentif RT bulan Januari sampai dengan Maret 2018 bersamaan sudah dapat diterima.

“Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik dan semakin menjadi pemicu semangat dalam menjalankan amanah sebagai aparatur kampung,” tandasnya. (nal/gus)




  • Bagikan