Pemkab Tuba Umumkan Hasil CPNS 2021, Ternyata Ada Formasi Kosong

  • Bagikan
Mayoritas Non-ASN Lamteng Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
ilustrasi PNS dok topcareer.id

Radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang (Tuba) melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) setempat resmi mengumumkan hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun 2021.

Pengumuman hasil seleksi CPNS 2021 tertuang dalam nomor 810/1468/V.4/TB/XII/2021 tentang pengumuman hasil integrasi SKD-SKB seleksi CPNS Pemkab Tulangbawang Tahun Anggaran 2021.



Untuk mengetahui hasilnya, para peserta dapat melihat langsung pengumuman di situs resmi bkpp.tulangbawangkab.go.id.

Kepala BKPP Tulangbawang Karmini Utari mengatakan, berdasarkan hasil pengumuman tersebut ada 12 formasi yang kosong.

Baca Juga:   MPP Tuba Jadi Percontohan Dua Provinsi

“Ada formasi yang kosong, yakni dokter gigi. Kosong karena tidak ada pelamar,” kata Kepala BKPP kepada Radarlampung.co.id, Jumat (24/12).

Berdasarkan pantauan Radarlampung.co.id di bkpp.tulangbawangkab.go.id, 12 formasi dokter gigi yang kosong yakni untuk penempatan di Puskesmas Tiuh Tohou, Gedungaji, Waydente, Gedung Karya Jitu, Rawajitu, Lebuh Dalem, Sidoharjo, Makarti Tama, Menggala, Banjarbaru, dan Puskesmas Penawarjaya.

Baca Juga:   Mulai Bangkit, Realisasi Pajak Pemkab Tuba Naik Rp5 M Lebih

Sementara itu, bagi para peserta yang tidak lulus diberikan kesempatan untuk melakukan sanggah. Waktu untuk sanggah sendiri tiga hari. Terhitung dari 25 sampai dengan 27 Desember 2021.

Khusus untuk peserta yang dinyatakan lulus diminta untuk segera melakukan pemberkasan agar dapat diusulkan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Di dalam pengumuman juga ditegaskan, jika peserta yang dinyatakan lulus telah mendapatkan persetujuan NIP kemudian mengundurkan diri, peserta tersebut diberikan sanksi tidak boleh mendaftar penerimaan CPNS periode selanjutnya.

Baca Juga:   BKPSDM Tuba Mulai Usulkan NIP

Diketahui, dalam rekrutmen CPNS Tahun 2021, Pemkab Tulangbawang mendapatkan kuota sebanyak 131 formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PANRB). Sedangkan untuk rekrutmen PPPK mendapatkan kuota 1.452.

131 formasi tersebut terbagi untuk 87 tenaga kesehatan dan 44 tenaga teknis. Dari total jumlah tersebut, 2 formasi akan dibuka khusus untuk disabilitas. (nal/sur)






  • Bagikan