Pemkot dan Pelindo Tanam Bibit Alpukat, Eva: Bisa Menjadi Sentral Alpukat

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama Head Regional Pelindo II Guna Mulyana menanam pohon Alpukat di seputaran Tempat Wisata Sumur Putri, Minggu (28/11). Sumber Foto: Bagian Protokol Pemkot Bandarlampung
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama Head Regional Pelindo II Guna Mulyana menanam pohon Alpukat di seputaran Tempat Wisata Sumur Putri, Minggu (28/11). Sumber Foto: Bagian Protokol Pemkot Bandarlampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia, BUMN hijaukan Indonesia. Seperti dilakukan PT Pelindo II Regional Panjang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung dengan menanam pohon Apukat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Wisata Sumur Putri, pada Minggu (28/11).

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi luar biasa kepada PT Pelindo II Regional Panjang atas bantuan 2.000 batang bibit alpukat. Alpukat tersebut akan dibagikan ke 126 kelurahan dan 20 kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri.



“Nanti juga di kantor-kantor pemerintah yang butuh kita tanam. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Bandarlampung. Dan mudah-mudahan pengusaha lain biasa mengikuti jejak Pelindo menghijaukan Bandarlampung,” ujarnya di area Taman Wisata Sumur Putri, Minggu (28/11).

Baca Juga:   Sebabkan Banjir, Warga Sukabumi Indah Minta Pemkot Buat Drainase di Jl. P Tirtayasa

Penghijauan di Kota Bandarlampung menurut Eva sangat perlu dilakukan, apalagi Bandarlampung adalah ibu kota provinsi yang penduduknya cukup padat. Pohon yang ditaman pun dapat menghasilkan untuk dimanfaatkan masyarakat.

“Terutama alpukat, jambu, serta mangga, di sini gudangnnya. Apalagi di daerah Batuputu ada manggis, jambu, ada rambutan, duren, ditambah alpukat sudah jadi sentralnya. Kecamatan seperti Kemiling dan Langkapura yang dikasih bibit alpukat ini diharapkan bisa menjadi sentra alpukat,” ungkapnya.

Baca Juga:   Pemkot Bandarlampung Mengaku Sudah Tak Terima Tenaga Honorer Sejak Wali Kota Baru

Head Regional Pelindo II Guna Mulyana mengatakan, kegiatan BUMN Hijaukan Indonesia merupakan komitmen perusahaan dalam rangka mendorong pembangunan berkelanjutan yang diharapkan bisa memberi manfaat ekonomi, sosial, lingkungan.

“Jadi kita yang namanya BUMN ini tidak hanya untuk mencari dividen saja, tetapi lingkungan juga diperhatikan, salah satunya ini masalah lingkungan. Ini tadi disebutkan salah satu pilar kita TJSL kita ingin daerah sekitar lingkungan BUMN hidup juga. Kita tidak ingin jadi mercusuar tapi kita akan hidup bareng-bareng,” terangnya.

Baca Juga:   Mulai 2 Februari, Berikut Tujuh Titik Lokasi Bazar Murah Pemkot

Ia juga berharap, penanaman pohon Alpukat ini adalah trigger yang diharapkan diikuti seluruh lapisan masyarakat dan terus tumbuh, sehingga tidak hanya BUMN saja.

“BUMN memulai tapi untuk men-trigger masyarakat untuk membantu, dan harapan kami kepada masyarakat tolong dijaga ini, tumbuhan ini, ini tanaman produktif. Apalagi dikatakan Kota Bandarlampung padat sudah pasti daerah pertumbuhan disumatera akan ada polusi, pohon Alpukat ini salah satu pohon menyerap polusi,” ujarnya. (pip/sur)






  • Bagikan