Metro  

Pemkot Metro Dorong Perwujudan Sekolah Ramah Anak


Salah satu bentuk literasi digital diajarkan kepada anak sejak dini. Foto Ruri/Radarlampung.co.id
Salah satu bentuk literasi digital diajarkan kepada anak sejak dini. Foto Ruri/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mendorong satuan pendidikan untuk menjadi sekolah ramah anak. Hal itu menyusul untuk terwujudnya peningkatan status Kota Layak Anak (KLA) di Bumi Sai Wawai.

Wali Kota Metro Wahdi mengatakan, pihaknya tengah gencar mendeklarasikan sekolah ramah anak untuk menuju ke kota layak anak. Sehingga, secara bertahap sekolah-sekolah di Metro menjadi sekolah ramah anak.





“Kita dalam proses, karena itu kita ingin membuat kota layak anak. Nah komponen dari kota layak anak salah satunya sekolah ramah anak. Karena itu, seluruh sekolah di Kota Metro harus menjadi sekolah ramah anak,” ujarnya usai mendeklarasikan 4 komponen dalam mendorong terwujudnya KLA, Jumat (25/3).

Ia menjelaskan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu embrio dan menjadi pondasi yang kokoh untuk menjadikan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang). Seperti, satuan pendidikan ramah anak (SRA), Paud holistik integrative (PAUD HI), Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan pendidikan inklusi.

“Di sini inklusinya bahwa anak-anak kita diajarkan nilai budaya, sosial, berakhlak, dan harapannya untuk ke 100 tahun Indonesia emas. Jadi 23 tahun lagi kita punya kesempatan menghadirkan anak-anak yang hebat. Ini juga sesuai dengan visi dan misi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang),” katanya.

Ia menuturkan, Pemkot Metro melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro akan terus melakukan upaya dalam pembinaan PAUD guna meningkatkan perluasan dan mutu PAUD. Hal ini dilakukan dalam rangka membina, menumbuhkan dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki anak usia dini secara optimal.

“Mari kita menerapkan barisan untuk menyatukan visi dan misi, saling bekerja sama dan bahu-membahu guna mengantarkan Kota Metro sebagai sekolah ramah anak,” pungkasnya. (rur/sur)