Pemkot Siapkan Doorprize untuk Pengunjung Taman Wisata Kuliner

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pasca berlangsung pekan pertama Taman Wisata Kuliner UMKM Ir. Soekarno, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menggelar rapat evaluasi, pada Senin (1/11).

Kepala Dinas Perindustrian Bandarlampung Adiansyah mengatakan, pada pekan pertama dibukanya Taman Wisata Kuliner ini, dari 400 pedagang yang disiapkan, masih ada beberapa pedagang yang belum berdagang.


Menurutnya, kemungkinan pedagang yang belum berdagang dikarenakan berbagai alasan. Seperti masih mencari meja, berhalangan, dan lainnya.

“Yang hadir sekitar 340 pedagang,” ujarnya usai rapat evaluasi wisata kuliner Ir. Soekrano, Senin (1/11).

Peserta yang tidak berdagang, kata Adiansyah, akan kembali dikonfirmasi lagi, guna mencegah terjadinya kekosongan di tempat yang pemkot telah siapkan.

“Kita telpon dan konfirmasi lagi. Kalau mereka tidak mau dagang ya kita ganti,” ucapnya.

Baca Juga:   Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polresta Bandarlampung Aktifkan Pos Penyekatan

Dia melanjutkan, untuk menarik pengunjung, pihaknya akan mempersiapkan doorprize yang akan diundi setiap Sabtu dan Minggu.

“Kita akan mempersiapkan doorprize untuk pengunjung. Nanti kita undi agar menarik pengunjung,” tuturnya.

Selain itu, mantan Kabag Protokol Setkot Bandarlampung itu menerangkan, pemkot akan terus menambah jumlah pedagang, khususnya pedagang makanan tradisional khas Lampung.

“Seperti yang disarankan Bunda (wali kota) ya, pedagang makanan tradisional Lampung ada beberapa di kita, nanti akan kami arahkan ke sana agar nambah lagi pedagangnya dan lebih beragam lagi,” ucapnya.

Untuk kebersihan sendiri, Adiansyah mengatakan bahwa salah satu OPD yang berkoordinasi dalam kegiatan tersebut adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandarlampung yang juga siap mengerahkan personil untuk kebersihan.

Baca Juga:   Pecah, Hujan Tak Surutkan Animo Peserta Strong Nation Special Class

“Kebersihan dari dinas lingkungan hidup, saya rasa sudah cukup baik ya kalau kebersihan karena mereka standby terus saat acara itu. Toilet juga sudah kita siapkan di lokasi,” ujarnya.

Disinggung terkait besarnya transaksi yang terjadi di Taman Wisata UMKM Ir. Soekrano pada pekan pertama, ia mengaku belum menghitung besarannya. Namun, menurutnya antusias masyarakat cukup tinggi.

“Belum kita hitung berapa besar transaksi di Taman UMKM Bung Karno. Tapi antusiasnya sudah banyak yang habis (dagangannya, red). Kembali lagi hukum pasar, kalau dia enak maka pelanggannya akan ke sana,” tuturnya. (pip/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan