Pemkot Tutup Seluruh Gerai Bakso Son Haji Sony

  • Bagikan
Pemkot Bandarlampung kembali menyegel gerai Bakso Son Haji Sony, Senin (20/9). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id
Pemkot Bandarlampung kembali menyegel gerai Bakso Son Haji Sony, Senin (20/9). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tim Pengendalian, Pemeriksaan, dan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Bandarlampung mengambil tindakan tegas terhadap Bakso Son Haji Sony. Setelah sebelumnya menyegel enam gerai, hari ini (20/9) tim mensegel 12 gerai Bakso Son Haji Sony yang ada di Kota Tapis Berseri. Alhasil, semua gerai telah tersegel.

Langkah tegas ini mendahului “ancaman” Bakso Sony yang menyatakan hendak menutup gerai di Bandarlampung, sebagaimana yang terpasang di bener setiap gerainya.


Penyegelan dilakukan oleh tiga tim.

Tim pertama menyegel gerai Bakso Sony di Jl. Cut Nyak Dien; Imam Bonjol; Pemuda; dan Raden Intan. Tim kedua melakukan penyegelan di Jl. Cuk Nyak Dien 2;  Kemiling; Pramuka, dan Sumanteri Brojonegoro. Sedangkan tim tiga menyegel Bakso Son Haji Sony di Jl. Gunung Rajabasa; Gajah Mada; Yos Sudarso; dan Jl. Laks.RE.Martadinata.

Baca Juga:   Pantau Gajah Liar, Warga Bangun Rumah Pohon

Terpantau, saat Radarlampung.co.id mengikuti penyegelan Tim II yang terdiri dari Plt. Asisten II Khaidarmansyah, Kepala BPPRD Yanwardi, dan Kesatpol PP Suhardi Syamsi. Tim pun mengecek tapping box.

Awalnya, karyawan sempat memberikan protes –khawatir menganggur dampak dari penyegelan. Seperti disampaikan salah satu karyawan Bakso Son Haji Sony di Jl. Soemantri Brodjonegoro saat petugas melakukan penyegelan. “Pak kami ini lagi PPKM, tolonglah pahami kami. Bagaimana nasib kami,” keluhnya.

Sementara, pihak manajemen Bakso Son Haji Sony yang enggan disebut namanya menyatakan, pihaknya akan menampung karyawan yang jumlahnya lebih dari 100 orang. “Kalau karyawan insyaAllah akan kita tampung,” ujarnya.

Menurutnya, karyawan yang bekerja di Bakso Son Haji Sony sudah dianggap seperti anak sendiri. “Jadi akan kita tampung di cabang-cabang yang ada di luar Bandarlampung,” ucapnya. (pip/sur)




  • Bagikan