Pemprov Akan Turunkan Setpol PP di Tempat Wisata

  • Bagikan
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Provinsi (Sekprov) Lampung Qudrotul Ikwan. FOTO PRIMA IMANSYAH PERMANA/RADARLAMPUNG.CO.ID 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar rapat pengarahan terkait Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Senin (3/5), di Ruang Abung Balai Keratun Pemprov setempat. Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Provinsi (Sekprov) Lampung Qudrotul Ikwan, diikuti Kepala Dinas Pariwisata, Pelaku Usaha Pariwisata, dan lainnya.

Qudrotul mengatakan, forum-forum seperti itu merupakan salah satu bentuk pemantau penyebaran Covid-19. Di mana, hari ini pihaknya membahas pengawasan Posko PPKM Sekala Mikro dan Pengawasan Pariwisata.

“Kita pertemuan dengan pelaku wisata, meskipun kebijikan pimpinan kita tidak menutup kegiatan wisata. Tapi kita melakukan kegiatan itu dengan benar-benar terukur, artinya penerapan prokes Covid-19 ketat,” ujarnya, Senin (3/5).

Baca Juga:   Polhut Amankan Satu Truk Pembawa 25 Batang Sonokeling dari Tahura WAR

Selanjutnya, kata Qudrotul, Kepala Dinas Pariwisata akan membuat perjanjian dengan pelaku usaha yang ini membuka usaha pariwisatanya. “Jadi dengan forum ini kita koordinasi pengawasan,” ucapnya.

Pihaknya pun telah merencanakan pengetatan pengawasan oleh Satpol PP saat lebaran dan seterusnya di lokasi wisata. “Nanti kita atur apakah bersama TNI-Polri atau Pol PP saja. Yang jelas Pol PP kita tempatkan di tempat wisata,” terangnya.

Terkait kapan realisasinya, Qudrotul menerangkan masih dilakukan penyusunan oleh Satpol PP. “Perkiraan saat lebaran. Kita lihat juga. Kalau gak ada pengunjung gak usah diawasi. Yang jelas pelaku wisata pun diwajibkan menyiapkan, pengawasan dan lainnya terkait Covid-19,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam waktu dua tiga hari ini Kepala Satuan Kerja (Satker) di Lampung akan turun ke kabupaten/kota se-Lampung untuk mengawasi penerapan Posko PPKM sekala Mikro.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim, Terkonfirmasi 1.664, Sembuh 1.395

“Untuk memastikan posko-posko PPKM apakah sudah efektif atau belum. Berfungsi atau gak. Kita punya posko hampir di semua kabupaten/kota. Ini upaya menekan laju ketertularan Covid-19,” tambahnya. (pip/sur)



  • Bagikan