Pemprov Lampung Jamin Stok Kedelai Aman, Imbau Pengrajin Tidak Naikkan Harga

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung menjamin ketersediaan kedelai yang merupakan bahan baku utama dalam pembuatan tahu dan tempe aman sampai beberapa bulan ke depan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang diwakili Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Zimmi Skil mengatakan, pihaknya sudah menyebarkan ke kabupaten kota untuk mengantisipasi ketersediaan stok kedelai sebagai bahan baku utama pembuatan salah satu lauk kegemaran masyarakat tersebut.

“Untuk ketersediaan stok kedelai untuk Lampung, aman. Ada beberapa sebagai importir kedelai. Bulan lalu, bersama satgas pangan sudah memantau ketersediaan stok, untuk 3 bulan kedepan, aman,” katanya, Minggu (6/6).

Dikatakannya, di daerah belum ada penurunan harga kedelai termasuk di Lampung, dikisaran harga Rp9 ribu sampai Rp10 ribu perkilo. Berdasarkan data dari Chicago Board of Trade, pada minggu ke-4 Mei harga kedelai berkisar Rp9200, turun sekitar 5,1 persen, awalnya dari harga Rp9600.

Baca Juga:   Kabar Baik, Bayar Pemutihan Pajak Bermotor Bisa di UPTD Samsat

“Turunnya cukup tinggi. Itu di Minggu ke-4 Mei. Tapi kita juga selalu memantau, pergerakan dan mengevaluasi pergerakan harga kedelai dunia,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga selalu mengedukasi kepada pengrajin tahu dan tempe untuk tetap bertahan, walaupun harga kedelai impor tinggi. Sebab, jika menggunakan kedelai lokal, perbandingannya jauh, sebab tidak mengembang.

“Dari tiga bulan lalu, kita sudah memberikan edukasi kepada pengrajin, jangan naikkan harga, tetapi kuantitas diperkecil, sehingga menguntungkan keduanya,” pungkasnya. (rur/wdi)



  • Bagikan