Pemprov Lampung Raih Peringkat Terbaik III Penyaluran DAK Fisik Tercepat 2021


RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menerima penghargaan Pemprov Lampung sebagai Pemerintah Daerah Dengan Kategori Penyaluran DAK Fisik Tercepat Tahun 2021 dengan Predikat Terbaik ke III Tingkat Provinsi dari Kementerian Keuangan pada Jumat (8/4) di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung.

Penyampaian piagam apresiasi pengelolaan keuangan dana transfer dari Menteri Keuangan ini diserahkan diwakili oleh Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Lampung.





Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Lampung, Muhammad Dody Fachrudin mengatakan Kementerian Keuangan memberikan penghargaan kepada Gubernur Lampung sebagai pemerintah provinsi yang berprestasi pada pengelolaan keuangan daerah atas kinerja Penyaluran Tercepat dana transfer ke daerah dan dana desa pada penyaluran dana DAK fisik dan Dana Desa Se-Indonesia.

“Penghargaan untuk tahun 2021 ini dalam penilaiannya dilihat pertama dari sisi percepatan penyalurannya dan penyerapan termasuk eksekusi. Karena itu arahan presiden untuk segera di eksekusi setiap anggaran di awal tahun,” kata Dody.

Sehingga, harapannya dana tersebut sudah dapat terserap pada awal tahun. Sehingga pengguna nya bisa maksimal.

Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terimakasih atas penghargaan yang diraih. Menurutnya , apabila terjadi kekeliruan dalam tatakelola anggaran akan berdampak panjang, untuk itu Gubernur meminta DJPb kedepan agar tetap memberikan perhatian dan masukan.

“Saya harap hal ini bisa ditiru juga oleh pemerintah kabupaten/kota. Sehingga bisa melakukan pembangunan yang maksimal,” jelas Arinal.

Selain itu Gubernur Arinal meminta, BPKAD dan Bapenda menyosialisasikan semua Dinas bergegas untuk mendapatkan DAK, karena Pemerintah Pusat memberi hak yang sama pada Daerah. Tapi besar kecilnya tergantung kreativitas Daerah.

Sementara Kepala BPKAD, Marindo, menjelaskan, Gubernur Lampung sejak awal draft dan pencairan awal sangat konsen. Bahkan kaitannya dengan dokumen keuangan menjadi prioritas untuk diselesaikan.

Terkait percepatan realisasi anggaran OPD yang memiliki dana DAK didorong untuk lebih cepat dalam melaksanakan proses lelang tender dan pelaksanaan di lapangannya.

“Jadi sebenarnya OPD-lah yang berbuat, sehingga mereka cepat dalam merealisasikan belanjanya lalu pelaporannya. Apalagi penyaluran DAK dalam setahun dilakukan 3 tahap. Ya alhamdulillah Lampung tercepat mulai dari awal tahap pertama sampai terakhir dalam merealisasikan DAK ini,” ungkap Marindo.

Dia berharap, prestasi ini kedepan dapat dipertahankan berkat dorongan Bapak Gubernur kepada OPD pelaksana DAK, ” Kata Marindo.

Realisasi DAK ini juga berdampak pada realisasi serapan anggaran. Pada akhir tahun lalu mendagri menyampaikan, lampung urutan kedua realisasi belanja dan realisasi pendapatan pun sudah mencapai 99%. (rma/yud)