Pemprov Lampung Usulkan Penghargaan Bintang Mahaputra untuk Sjachroedin Z.P.

  • Bagikan
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kroasia Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Fahrizal Darminto dan jajarannya menggelar rapat dalam rangka melengkapi data pendukung usulan penghargaan tanda kehormatan “Bintang Mahaputra” Komisaris Jenderal (Purn) Drs. H. Sjachroedin Z.P., SH., Senin (15/3).

Fahrizal Darminto mengatakan, rapat itu dilaksanakan bersama Satuan Kerja (Satker) yang ada di lingkungan  Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat untuk membahas usukan penghargaan tersebut. Karena Komjen (Purn) Sjachroedin Z.P. merupakan Gubernur dua periode dan telah memiliki banyak kiprah. Baik mengenai perkembangan daerah, Insfrastruktur, memperkuat jatidiri  budaya Lampung, dan lainnya.


“Jadi saat ini tinggal teman-teman mengumpulkan bahan-bahannya, untuk diusulkan. Sehingga nanti lengkap,” ujarnya, Senin (15/3).

Terkait kapan penghargaan tersebut diberikan, Fahrizal mengaku belum mengetahuinya. Karena penghargaan Bintang Mahaputra diberikan oleh Pemerintah Pusat. Dan Pemprov Lampung hanya mengusulkan.

Baca Juga:   Ketua PMI Lampung Apresiasi Banyaknya Pendonor Darah Milenial di Tubaba

Ditanya dalam rangka apa pemberian penghargaan tersebut, dirinya menerangkan bahwa negara memberikan penghargaan tersebut kepada putra terbaik negara. “Siapapun boleh mengajukan, tinggal pusat mengangkat apakah syaratnya cukup atau belum. Jadi tidak dalam rangka apa-apa,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Lampung Aswarodi mengatakan, pihaknya diberi tugas mengusulkan Penghargaan Bintang Mahaputra ini. Maka Dinsos akan berkoorinasi dengan BKD Provinsi Lampung untuk penganugrahan tanda jasa kepada Komjen (Purn) Sjachroedin Z.P.

Penghargaan tersebut, kata Aswarodi, atas dasar yang bersangkutan telah menjadi Gubernur Lampung dua periode dan Duta Besar Kroasia itu.

“Kita hitung keberhasilan beliau selama menjadi Gubernur banyak di berbagai sektor, seperti pendidikan, keagamaan, pariwisata, perhubungan, dan insfrastruktur. Kita coba inventarisir dan kita buat narasi, lalu nanti tim TP2G yang kita bentuk. Yang nantinya akan mengkompilasi, merumuskan, dan mengusulkan ke pusat,” jelasnya. (pip/sur)




  • Bagikan