Pemprov Target Modal Asing Masuk16,8 Juta USD

  • Bagikan
Foto Agung Budiarto - Asisten II bidang Ekbang Taufik Hidayat saat membuka Musrenbang Dinas Perindustrian Lampung, Selasa (5/3). Foto Agung Budiarto/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id-Pemerintah Provinsi Lampung adalah provinsi pertama yang merampungkan Perda Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP). Namun, ternyata penerapannya dianggap belum optimal.

“Actionnya memang masih butuh percepatan. Tapi tidak senua sektor. Kalau industri kreatif sudah jalan. Yang ditekankan adalah bagaimana pembentukan kawasan, ” kata Asisten II bidang Ekbang Setprov Lampung, Taufik Hidayat saat membuka musrenbang perindustrian lampung di Hotel Aston, Selasa (5/3).

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian Lampung, Mulyadi Irsan memaparkan, sasaran pembangunan industri provinsi lampung dibentuk hingga tahun 2035. Tercatat untuk non migas pertumbuhan direncanakan pada angka 10, 58 persen. Sementara kontribusi PDRB direncanakan sekitar 21, 66 persen.

“Sementara untuk Penanaman Modal Asing sebesar 16, 8 juta USD dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp5, 4 miliar. Juga menyerap tenaga kerja sebanyak 1, 2 juta orang pada sektor industri non migas, ” kata dia. (abd/wdi)


Baca Juga:   Gubernur Lampung Resmikan Nama Jalan R. Soeprapto


  • Bagikan