Pemulung Tewas di Emperan Toko, Polisi Cek CCTV

  • Bagikan
Polisi saat memeriksa lokasi penemuan jenazah tak beridentitas di lorong Pasar Kopindo Metro kamis (14/3). Foto Humas Polres Metro

radarlampung.co.id-Warga yang melintas di lorong Pasar Kopindo Blok Ruko 36 Kota Metro dikagetkan dengan penemuan sosok jenazah tak beridentitas kamis (14/3) pagi.

Jenazah pria paruh baya tersebut ditemukan oleh para pedagang yang akan membuka tokonya di Pasar Kopindo.


“Sekitar jam 7.00 pagi. Pas toko-toko mau buka. Kita tidak tahu orang mana, tadi juga waktu ditemukan tidak ada identitasnya. Kita panggilnya Mbah Jojok,” kata Supandi, salah seorang warga.

Menurut keterangan warga lainnya, Wahyu,  Mbah Jojok berprofesi sebagai seorang pemulung. Ia juga tidak mengetahui dimana tempat tinggal pria tersebut.

“Tidak tahu juga dimana rumahnya. Iya dia pemulung, sering kok mulung di sini. Yang saya tahu dia sering tidur di emperan toko begini,” ujarnya.

Baca Juga:   Sasar Calon Penumpang Travel, Pemalsu Surat Rapid Manfaatkan Usaha Miliknya

Terpisah, Kapolsek Metro Pusat AKP Suhardo membenarkan penemuan mayat tanpa identitas di Pasar Kopindo Kota Metro. Ia menjelaskan, pria yang dikenal dengan nama Mbah Jojok tersebut sempat mengobrol dengan warga setempat sekitar pukul 01.00 dini hari.

“Kemudian dia tidur. Lalu paginya dibangunkan berkali-kali oleh petugas parkir, dan ternyata keadaan beliau sudah tidak bernyawa,” jelas Suhardo.

Ia menambahkan, dugaan sementara Mbah Jojog meninggal karena sakit. Sebab, di sampingnya ditemukan beberapa obat. Identitas pria paruh baya tersebut juga belum diketahui, meskipun sudah dicek melalui sidik jari.

“Dari CCTV pasar juga terlihat, beliau ini setelah mengobrol langsung tidur. Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditemukan, tapi kami menemukan ada obat-obatan miliknya. Dugaan sementara ya karena sakit. Untuk identitasnya juga belum diketahui, kita cek sidik jari juga tidak muncul. Jadi, masih kita selidiki,” jelasnya. (rur/wdi)




  • Bagikan