Pemutihan Pajak Ranmor Lampung, Berikut Tata Cara Pendaftarannya

  • Bagikan
Kepala Bapenda Provinsi Lampung Adi Erlansyah saat meninjau persiapan pemutihan PKB di Samsat Rajabasa Bandarlampung. Foto Bapenda for radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pelaksanaan pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Lampung akan dimulai serentak Kamis (1/4).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Adi Erlansyah yang ditemui di ruangannya mengatakan kepada masyarakat Bandarlampung yang akan berpartisipasi dalam pemutihan kali ini wajib mendaftarkan diri melalui website www.pemutihanlampung.com.


“Jadi nantinya bagi masyarakat yang akan ikut diminta mendaftarkan diri melalui website dahulu. Di dalam website tersedia waktu dan sesi yang akan diikuti,” jelas Adi yang diwawancarai Rabu (31/3).

Selanjutnya, didalam website ini masyarakat harus memasukan nomor polisi dan lima digit nomor angka terakhir. Selanjutnya nanti jenis pendaftaran dan Samsat otomatis terisi serta wajib memilih tanggal dan sesi pelaksanaan PKB di Samsat.

Baca Juga:   Masuk Objek Wisata, Pengunjung Harus Tunjukkan Kartu Vaksin

Bagi masyarakat yang belum mendaftarkan diri melalui website, Bapenda akan membuka pusat informasi yang didirikan salah satu rumah makan didepan Samsat Rajabasa, Bandarlampung.

“Kita akan buka krisis online sendiri di salah satu rumah makan didepan samsat untuk pusat informasi nya. Sehingga masyarakat belum bisa akses daftar online bisa disana daftar ke petugas. Tapi masyarakat khususnya di Bandarlampung ya, kami minta mendaftarkan melalui www.pemutihanlampung.com sebelum menuju ke samsat,” lanjutnya.

Pembukaan pendaftaran website ini dilakukan per minggunya. Sehingga masyarakat bisa mengatur waktu dalam pelaksanaan dan pengurusan pembayaran pajak.

Adi mengingatkan, untuk pelaksanaan pemutihan pajak ini hanya dibayarkan pajak berjalan satu tahun saja. Denda tunggakan dan denda PKB tahun-tahun sebelumnya dihilangkan. Namun ada pemberlakuan khusus pembayaran progresif bagi masyarakat yang memiliki lebih dari satu kendaraan mati pajak yang mengikuti pemutihan ini.

Baca Juga:   Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Covid-19 di UIN Raden Intan Lampung

“Jadi ada pembayaran progresif, yang diterapkan jika satu orang memiliki kendaraan yang mati pajak lebih dari 1 kendaraan. Jadi kalau lebih dari 1 Kendaraan pembayaran nya juga meningkat mengikuti jumlah kendaraan nya, misalnya dia ada dua, atau tiga kendaraan maka akan dikenakan biaya lebih tinggi,” tambahnya.

Kemudian lokasi pembayaran pemutihan juga digelar ditempat terpisah dengan masyarakat umum yang ingin membayarkan PKB.

Pemutihan tidak hanya untuk kendaraan yang mati pajak. Tetapi Bapenda berharap kendaraan luar daerah Lampung yang ingin balik nama tidak dikenakan biaya.




  • Bagikan