Penampakan Jalan Rusak di Way Kanan, Bikin Siswa Malu Sekolah

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Warga Kampung Negeri Bumi Putra dan Kampung Panca Bakti, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Waykanan sudah lama berharap akses jalan yang mulus. Namun harapan itu belum terwujud.

Jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer itu merupakan akses vital penghubung Kampung Negeri Bumi Putra dan Kampung Panca Negeri Kecamatan Umpu Semenguk. Tak hanya itu. Jalan tersebut juga satu- satunya  akses warga  untuk mengeluarkan hasil pertanian  dan perkebunan bagi warga setempat.Dari pantauan wartawan, jalan tersebut rusak dan kerap terendam lumpur.


” Saya pikir jalan ini kalau di analogikan ke penyakit, ini sudah penyakit kronis,  untuk  melewati jalan ini musti menghela nafas, jika nasib  tidak baik akan terjerabak dalam lumpur. Meskipun berlumpur dan sulit dilalui, jalan ini akses utama untuk mengeluarkan hasil alam jadi bagaimanapun juga dipaksakan,”  kata Bambang, (45) seorang petani karet yang setiap pagi dan petang melintas di jalan tersebut.

Baca Juga:   Dua Begal Sadis Ditangkap, Satu Tewas Tertembak

Mita seorang pelajar juga pernah mengurungkan niat kesekolah karena terjatuh atau baju kotor karena terkena lumpur.

“Kadang kami malu di sekolah, karena pakaian, sepatu dan motor kami sangat kotor sekali, akibat percikan lumpur di jalan, dan ini membuat kami enggak nyaman, yang semestinya kami tidak telat masuk sekolah, jadi telat karena harus membersihkan sepatu dan kaki jika kotor, supaya tidak terlalu malu ketika masuk sekolah dilihat kawan-kawan,” katanya.

Edwin Bavur S.Sos,S.S,   Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Way Kanan menyatakan akan meneruskan keluhan warga tersebut.

“ Apapun keluhan masyarakat pasti akan kami sampaikan ke pimpinan. Semua pelaksanaan pembangunan di Way Kanan ini selalu mengedepankan asas kemanfaatan. Dan, dan lebih dari itu saat ini kondisi kita sedang covid, jadi untuk sementara kita sabar dulu, tapi ini sudah dalam catatan kami,” kata Edwin. (sah/wdi)




  • Bagikan