Pencuri Bersenpi, Gasak 2 Motor di Kos-kosan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dua unit motor di indekos Dewi Sri yang terletak di jl. Bumimanti 1, Kampung Baru, Labuhan Dalam, Bandarlampung digasak kawanan pencuri, Sabtu (30/1) dini hari.

Tidak tanggung-tanggung, pencuri yang diduga berjumlah empat orang tersebut menyelinap masuk dengan cara mengangkat pagar indekos. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 4:45 wib tersebut juga sempat terekam kamera pengawas cctv indekos.

Bahid Gunawan (46), Pemilik Indekos mengatakan, dari rekaman cctv tersebut terlihat dua dari empat orang pencuri beraksi mengangkat pagar besi kos-kosan tersebut.

“Kemudian mereka (pencuri, red) masuk dan membobol dua motor, yakni Scoopy dan Beat. Sementara dua pelaku lainnya menunggu di luar, di atas motor masing-masing,” katanya, Senin (1/2).

Lanjut dia, aksi kedua pencuri tersebut juga sempat terpergok salah satu penghuni yang kebetulan terbangun untuk sholat subuh. Penghuni kosan yang menyadari hal tersebut langsung berteriak untuk meminta bantuan.

Baca Juga:   Perkara Korupsi DAK Tuba, Saksi Sebut Diperintah Pungut 12,5 Persen dari Sekolah

“Penghuni kosan sempat meneriaki “maling”, waktu itu kedua pelaku sempat kaget dan gugup. Tapi kemudian keduanya berhasil membawa lari dua unit motor milik penghuni kos,” tambahnya.

Bahid juga mengatakan, kedua motor yang berhasil dibawa lari tersebut sebenarnya telah dipasangi alarm oleh pemiliknya. ”Tapi saat itu alarmnya tidak bunyi. Kami juga bingung,” katanya.

Selain itu, belakangan diketahui salah satu kawanan pencuri ternyata beraksi sambil membawa senjata api (senpi). Pelaku juga sempat menodongkan senjatanya pada salah satu pengemudi taksi online yang melintas saat pristiwa terjadi.

“Saya baru tau kemarin, waktu mengganti pagar. Ada pengemudi taksi online yang menghampiri saya dan bilang kalau saat pristiwa itu terjadi dia kebetulan lewat di depan kos-kosan ini,” jelasnya.

Baca Juga:   Ingin Follower Bertambah, Motif Oknum Guru Sebar Hoaks Video Kerusuhan Metro

Namun, sambung dia, pengemudi taksi online tersebut tidak dapat berbuat apa-apa lantaran salah satu pelaku menodongkan senjata dan memberi isyarat padanya untuk segera pergi.

Bahid juga mengaku, ini merupakan aksi pencurian kedua yang terjadi di indekos tersebut. Hal itu terjadi sekitar bulan Desember 2020, lalu.

“Sebelumnya sempat ada pencurian motor juga. Pelakunya dua orang, dari kejadian itu pelaku mencuri 1 unit motor milik penghuni kos-kosan,” tandasnya.

Terkait hal ini, Kapolsek Kedaton, Kompol Roni Tirtana saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

Petugas juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman cctv di Indekos tersebut. “Kita akan melakukan penyelidikan melalui rekaman cctv. Kami sedikit mengalami kesulitan karena kurangnya saksi, tapi kami tetap akan berusaha untuk mengungkap kasus tersebut,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan