Pencuri Getah Karet Bikin Resah Warga Tubaba, Kapolres : Jika Ditemukan, Segera Proses Hukum !

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Peristiwa pencurian getah karet di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung mulai muncul kembali. Akibatnya, saat ini masyarakat sangat resah dengan ulah dari oknum-oknum yang mencari keuntungan dengan cara yang tidak baik tersebut.

Sebelumnya para penderes dan pemilik karet mengambil hasil sadapannya setiap 3-4 hari bahkan satu pekan sekali. Namun saat ini mereka harus langsung memungut hasil sadapannya setiap hari. “Jika tidak, jangan harap karet hasil sadapan kita masih utuh,”ungkap Rudi (33) dan Septa warga Panaragan Jaya, Kecamatan Tuba Tengah, Tubaba, Lampung.

Peristiwa yang sama juga terjadi di Tiyuh Gunung Katun, Kecamatan Tulang Bawangudik, Kabupaten Tubaba. Sejumlah penderes karet di daerah ini juga merasakan hal yang sama. Getah-getah karet milik masyarakat setempat juga diduga dicuri oknum-oknum yang mencari uang secara cepat. Mirisnya, para pencuri juga membuang secara sembarangan mangkok getah karet, sehingga para penderes harus memungut dan memasang kembali ke masing-masing batang yang akan dideres.

Baca Juga:   Penderes di Way Kanan Resah, 'Hantu Karet' Berkeliaran

Dugaan pencurian getah karet juga terjadi di Tiyuh Panaragan Jaya Indah, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Diduga para pelaku telah mengetahui bahwa penderes sudah kembali ke rumah masing-masing. Sehingga dengan leluasa mereka memungut getah karet hasil sadapan para pekerja tanpa ada kekhawatiran ditangkap pemiliknya.

Baca Juga:   Polisi Amankan 2 Pelaku Curanmor dan 10 Unit Kendaraan Roda Dua

Kapolres Tubaba AKBP. Sunhot P Silalahi mengaku telah mendengar informasi tersebut dan juga langsung memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjutinya. “Jika ditemukan maka proses secara hukum. Sebab kasian sekali dengan penderesnya, mereka sudah menunggu beberapa hari, eh..malah dicuri. Makanya kami sangat merespon setiap laporan yang masuk,”tutupnya. (fei/wdi)






  • Bagikan