Pencurian Kendaraan Bermotor Kembali Terjadi di Bandarlampung

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kawanan pencuri kendaraan bermotor kembali beraksi. Korbannya yakni Aisyah Alfatehah (22), warga jl. Pramuka gg. Maherat, Rajabasa, Bandarlampung.

Pristiwa itu diketahui terjadi pada Senin (3/5) sekitar pukul 17.00 wib. Pencuri berhasil menggasak satu unit sepeda motor Honda Beat warna magenta bernomor polisi BE 2764 ZN.

Aisyah mengatakan, kala itu sepeda motor sedang diparkir di depan rumah. Selain itu, sepeda motor tersebut dalam keadaan terkunci setang seperti biasanya.

“Waktu itu, motor diparkir di depan rumah. Baru saja habis dipakai adek saya. Tapi saya nggak tau kapan adik saya itu pulang ke rumah,” katanya.

Kemudian, sekitar pukul 17.00 wib, Aisyah mendengar suara keras. Diduga suara itu seperti kendaraan yang jatuh.

Baca Juga:   Tok Dua Terdakwa Korupsi Sumur Bor Divonis Dua Tahun Penjara

Aisyah yang terkejut langsung bergegas mengecek sumber suara tersebut. Dia juga sempat mengira, suara tersebut berasal dari sang adik yang sedang mengendarai sepeda motor.

“Karena posisi di depan rumah itu lebih tinggi dari tanah. Jadi kalau menurunkan sepeda motor itu, kadang ada suara keras seperti suara jatuh,” katanya.

Namun, Aisyah justru terkejut saat menemukan sang adik yang berada di dalam kamarnya. Saat itu lah, Aisyah sadar bahwa sepeda motor mereka telah dicuri.

“Saya sempat tanya ke tetangga sekitar, tapi tidak ada yang melihat kalau ada orang yang nenteng motor saya. Taunya sudah hilang saja,” tandasnya.

Setelah kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan hal itu ke kepolisian setempat. “Sudah lapor, tapi sayangnya memang tidak ada cctv di dekat rumah saya,” tuturnya.

Baca Juga:   Fakta Baru Dari Penggerebekan Gudang Kosmetik Ilegal: 11 Ribu Botol Terlanjur Beredar

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana saat dikonfirmasi membenarkan pristiwa pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di jl. Pramuka tersebut.

Dirinya juga mengatakan, anggota telah melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti di lapangan.

“Kami segera menindaklanjuti laporan tersebut. Karena memang kasus c3 saat ini tengah menjadi atensi dari atasan kamu,” pungkasnya. (Ega/yud)



  • Bagikan