Pendapatan Pesawaran Tambah Rp50,182 M

  • Bagikan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyerahkan draft KUA PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 kepada Ketua DPRD M. Nasir dalam paripurna, Senin (15/7). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyerahkan draft KUA PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 kepada Ketua DPRD M. Nasir dalam paripurna, Senin (15/7). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Proyeksi pendapatan daerah dalam APABD Perubahan 2019 Pesawaran meningkat, dari Rp1,21 triliun, menjadi Rp1,34 triliun. Sumbernya dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp68,582 miliar, retribusi daerah Rp5,485 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp1,050 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah Rp33,646 miliar.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, perubahan pendapatan ini disebabkan bertambahnya hasil pajak daerah Rp1,55 miliar, hasil retribusi daerah bertambah sebesar Rp1,025 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah bertambah sebesar Rp5,643 miliar.

”Untuk belanja daerah mengalami peningkatan. Pada perubahan APBD 2019, belanja yang semula Rp1.33 triliun menjadi Rp1,343 triliun atau naik Rp4,702 miliar,” kata Dendi dalam paripurna penyerahan dan penjelasan rancangan kebijakan umum anggaran anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara  (KUA-PPAS) APBD Prubahan 2019 di gedung DPRD Pesawaran, Senin (15/7).

Dilanjutkan, perubahan belanja untuk membiayai belanja tidak langsung dari semula Rp755,131 miliar menjadi Rp751,817 miliar atau berkurang sebesar Rp3,314 miliar. Kemudian untuk pembiayaan daerah, dari sisi penerimaan pembiayaan untuk sisa anggaran lebih 2018 ditetapkan sebesar Rp51,506 miliar.

“Pencapaian target program dan kegiatan yang pelaksanaannya hingga pertengahan tahun anggaran 2019 masih memerlukan peningkatan dalam merealisasikan perkembangan kondisi sesuai kebutuhan pembangunan. Sehingga memerlukan perubahan kebijakan umum APBD 2019,” sebut dia. (ozi/ais)




  • Bagikan