Penderita Hydrocephalus Asal Kurungannyawa akan Dirujuk ke Jakarta

  • Bagikan
Jajaran Dinas Kesehatan Pesawaran membesuk M. Ramadhan (6), bocah penderita hydrocephalus asal Desa Kurungannyawa, Gedongtataan, yang dirawat di ruang Alamanda RSUDAM, Jumat (25/1). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Jajaran Dinas Kesehatan Pesawaran membesuk M. Ramadhan (6), bocah penderita hydrocephalus asal Desa Kurungannyawa, Gedongtataan, yang dirawat di ruang Alamanda RSUDAM, Jumat (25/1). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Harun Tri Djoko didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Fitri Sanawiyah membesuk M. Ramadhan (6), bocah penderita hydrocephalus asal Desa Kurungannyawa, Gedongtataan, Jumat (25/1). Bocah itu menjalani perawatan di ruang Alamanda Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdoel Moeloek (RSUDAM).

”Rencananya Minggu malam (27/1) akan dirujuk ke Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta,” ungkap Harun kepada Radarlampung.co.id usai membesuk M. Ramadhan.

Dalam kunjungan tersebut, Dinas Kesehatan Pesawaran juga menyerahkan bantuan pendampingan pasien rujukan kepada pihak keluarga. Biaya pendampingan tersebut merupakan program unggulan Pemkab Pesawaran di Dinas Kesehatan.

”Biaya pendampingan pasien rujukan ini adalah program unggulan pak bupati yang sudah berjalan tahun ketiga,” ucapnya.

Menurut Harun, biaya pendampingan pasien rujukan untuk rumah sakit luar daerah sebesar Rp10 juta, jika yang bersangkutan dirawat diatas lima hari. Sementara jika hanya dirawat dibawah lima hari di rumah sakit luar daerah, maka mendapatkan bantuan Rp5 juta.

”Mulai dari ambulans, obat-obatan di luar BPJS include dalam biaya pendampingan tersebut. Nanti tenaga medis kita akan mendampingi pasien pada saat dirujuk ke Jakarta,” tegasnya. (ozi/ais)

 

 





  • Bagikan