Pendidikan Muatan Lokal Diterapkan Pada Madrasah Juga Ponpes

  • Bagikan
foto/ilustrasi dayitalianews.com

RADARLAMPUNG.CO.ID – Upaya menekan radikalisme sedini mungkin dilakukan Kanwil Kemenag Lampung. Di mana, Kanwil Kemenag Lampung menambah mata pelajaran muatan lokal.

Hal ini dinilai Kepala Kanwil Kemenag Lampung Juanda Naim dapat menambah pemahaman keberagaman beragama tidak hanya di Lampung, tapi juga di Indonesia.


“Jadi kami memang menambahkan muatan lokal seperti piil pesenggiri muakhi dalam belajar murid-murid kita. Ini membantu remaja memahami keberagaman di Lampung sebagai Indonesia mini merupakan kondrat dari Tuhan. Begitupula, Lampung tidak bisa hanya satu agama sejak dahulu harus ada perbedaan untuk merajut kebersamaan,” terang Juanda.

Upaya ini, lanjut Juanda, juga untuk deradikalisasi pemahaman pada siswa. Karena itu, pendidikan keberagaman penting diberikan sedini mungkin kepada anak.

Baca Juga:   Seminar Kewirausahaan Nasional, Rektor UTI Sampaikan Kiat Sukses

Di Lampung sudah mulai penerapan saat ini di beberapa madrasah dan pondok pesantren. Belum semua dilakukan, mengingat saat ini situasi pembelajaran masih belum maksimal.

“Di madrasah, penerapannya dengan penguatan dalam pendidikan muatan lokal. Karena di Lampung banyak memiliki filosofi budaya, hal ini juga membuat banyak mengajarkan menjaga persatuan atas keberagaman, salah satunya filosofi Muakhi,” tambah Juanda.

Harapannya, dengan penerapan muatan lokal ini, siswa bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi anak-anak. Sehingga seluruh masyarakat di Lampung bisa terus menjaga kerukunan umat. Yang pada akhirnya persatuan dan kesatuan negara bisa terus terjaga. (rma/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan