Penemuan Mayat Wanita Temui Titik Terang

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kasus penemuan mayat wanita tanpa identitas di sebuah rumah kosong di desa Sabah Balau, Tanjungbintang, Lampung Selatan, menemui titik terang.

Belakangan, korban diketahui bernama Putri Andini (15), warga Kota Karang, Telukbetung Barat, Bandarlampung.



Usai dilakukan pencocokan terhadap ciri-ciri korban, jenazah Putri Andini kemudian langsung dikebumikan pihak keluarga, Rabu (8/12) di daerah Telukbetung Barat, Bandarlampung.

Informasi yang dihimpun, korban masih duduk di kelas IX (sembilan), di salah satu SMP negeri di Bandarlampung.

Hal itu dibenarkan Wulan (40), warga jl. Teluk Semangka, Kota Karang, Telukbetung Barat, Bandarlampung.

Menurut Wulan, sehari-hari korban hanya tinggal bersama neneknya. “Masih kelas 3 SMP, di sini tinggal sama neneknya,” katanya.

Wulan juga mengatakan, sebelum ditemukan meninggal di dalam rumah kosong, pihak keluarga korban juga sempat mencari keberadaan korban.

Pasalnya korban disebut-sebut sudah tidak pulang ke rumah sekitar lebih dari sepekan. Namun, pihak keluarga sempat tidak menaruh curiga saat kabar ditemukannya mayat wanita tersebut muncul.

Berdasarkan informasi yang didapat, pihak keluarga akhirnya meyakini bahwa korban adalah Putri Andiri, setelah melihat jam tangan yang terpasang di pergelangan tangan mayat tersebut.

“Tadinya ngga ada yang menyangka kalau itu dia (korban, red). Tapi sekitar sepekan lalu memang neneknya sempat nyariin dia,” katanya.

Meski tidak tau pasti penyebab kematian korban, namun Wulan mendapat kabar bahwa Putri telah menjadi korban pembunuhan dan ruda paksa.

“Nggak tau meninggalnya kenapa, belum dijelasin juga. Tapi katanya sempat diperkosa, terus dibunuh,” ujarnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra saat dikonfirmasi masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Namun dia membenarkan jika korban adalah Putri Andini (15), warga Kota Karang, Telukbetung Barat, Bandarlampung. “Iya benar, hari ini kabarnya sudah dimakamkan di Bandarlampung,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban. “Kita masih melakukan pengembangan. Nanti diinfokan kembali kalau sudah ada hasilnya,” tambahnya. (Ega/yud)






  • Bagikan