Penerapan PPKM Darurat, Sejumlah Ruas Jalan di Bandarlampung Ditutup

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – Guna mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota Bandarlampung, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Bandarlampung memberlakukan penutupan pada sejumlah ruas jalan.

Pjs. Kasatlantas Polresta Bandarlampung, AKP M. Rohmawan mengatakan, penutupan sejumlah ruas jalan ini rencananya akan dilakukan hingga tanggal 20 Juli 2021. Ini dilakukan atas instruksi Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Yan Budi Jaya.

“Penutupan sejumlah ruas jalan ini dilakukan berkenaan dengan diturunkannya surat edaran (SE) tentang pelaksanaan PPKM di kota Bandarlampung,” katanya, Senin (12/7).

Adapun sejumlah ruas jalan yang ditutup yakni jl. Raden Intan, jl. Ahmad Yani, jl. RA. Kartini, jl. P. Diponegoro dan jl. Jend. Sudirman.

Baca Juga:   Mobil Jeep Rubicon Sport Jadi Korban Pecah Kaca

Di samping itu, selama pelaksanaan PPKM tersebut, Rohmawan berpesan agar masyarakat khususnya kota Bandarlampung agar tidak melakukan banyak aktifitas di luar rumah.

“Kecuali untuk yang berkepentingan untuk berkerja, pelayanan publik atau mereka yang melayani kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, dalam pemberlakuan penutupan sejumlah ruas jalan tersebut pihaknya menurunkan sebanyak 100 personel Satlantas Polresta Bandarlampung. “Di samping itu juga dibantu oleh personel dari Sabhara,” tambahnya.

Pantauan radarlampung.co.id di lapangan, masih terlihat sejumlah anggota Satlantas Polresta Bandarlampung yang berjaga di sejumlah titik. Barisan water barrier pun di susun di sejumlah ruas yang sengaja ditutup.

Hingga siang sekitar pukul 13.30 wib, jalanan di kota Bandarlampung juga terlihat lengang dari pada biasanya. Sejumlah pertokoan juga ditutup, merujuk pada SE Walikota Bandarlampung, tentang pelaksanaan PPKM tersebut.

Baca Juga:   Jangan Lengah Prokes ! Sehari, Ada 717 Kasus Baru Covid-19 di Lampung

Sementara itu, Alfalah (19), salah satu masyarakat dan pengguna jalan sempat mengeluhkan dengan adanya penutupan ruas jalan yang dianggapnya mendadak. Dia berpendapat, sebelumnya tidak ada pemberitahuan berkenaan dengan penutupan jalan.

“Kalau PPKM darurat, saya tau itu dari beberapa hari yang lalu. Tapi soal penutupan jalan ini saya tidak tau. Ya, agak repot juga jadi harus muter-muter,” katanya. (Ega/yud)




  • Bagikan