Pengadilan Tipikor Buka Suara Terkait JC Agus BN

  • Bagikan
Humas Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandarlampung Mansur Bustami. FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung masih mempertimbangkan pengajuan justice collaborator (JC) yang diminta Agus Bhakti Nugroho, terdakwa kasus suap fee proyek Kabupaten Lampung Selatan.

“Berkasnya pengajuan Agus BN menjadi JC sampai saat ini belum kami kaji. Memang kita sudah terima berkas pengajuannya. Tapi sampai saat ini belum kita kabulkan dan masing-masing dari majelis hakim belum memberikan komentar ataupun berbicara tentang itu,” kata Humas Pengadilan Tipikor, Mansur Bustami kepada radarlampung.co.id, Rabu (9/1).

Menurut Mansur, syarat untuk memenuhi JC itu adalah terdakwa bukan merupakan pelaku utama. Dan kemudian terdakwa juga bisa dinilai mampu memberikan keterangan yang benar dan kuat. “Hal itu tentunya untuk mampu mengungkap suatu perkara itu dengan jelas,” terangnya.

Baca Juga:   Ratusan Nakes di Lambar Terkonfirmasi Covid-19

Apabila syarat-syarat tersebut telah terpenuhi, Agus BN kemungkinan bisa dijadikan JC dalam perkara yang sedang dijalaninnya saat ini. “Namun itu juga belum cukup. Kami nanti akan mengkaji pengajuan JC terdakwa pada saat persidangan berjalan,” ungkapnya.

Sehingga lanjut Mansur, pengajuan JC Agus BN nantinya akan terlihat diterima atau tidak oleh majelis hakim pada saat sidang beragendakan putusan. “Kita akan jawab permintaan JC-nya pada saat sidang putusan dibacakan. Jika memang dia berhak menerima JC, nantinya itu akan berdampak pada putusan. Itu bisa meringankan hukumannya,” tandasnya. (ang/sur)




  • Bagikan