Pengajuan Kredit Mobil Baru Meroket

  • Bagikan
Deretan mobil baru terparkir di IPC Car Terminal, Jakarta, Kamis (11/2). (Miftahulhayat/Jawapos)

RADARLAMPUNG.CO.ID – Insentif Pajak Pembelian Barang Mewah (PPnBM) 0 persen untuk mobil baru juga berdampak positif bagi perusahaan pembiayaan atau leasing. Kepala Cabang Astra Credit Companies (ACC) Lampung Edwin Kristanto mengatakan, sebenarnya ada dua dampak positif dan negatif dari insentif PPnBM 0 persen untuk mobil baru tersebut.

Khusus di Bandarlampung, lanjutnya, dampak positif dari stimulus tersebut adanya peningkatan pengajauan aplikasi kredit di unit mobil baru. “Pengajuan untuk kredit mobil baru ini meningkat sekitar 40 sampai 50 persen di Maret ini. Karena pengajuan masuk di Maret, karena dealer juga belum tahu fiks harganya berapa,” katanya, Senin (15/3).


Edwin menuturkan, pihaknya sudah mempersiapkan diri saat PPnBM diluncurkan, agar proses pengajuan tidak memakan waktu lama. “Jangan sampai aplikasi banyak, tapi prosesnya lama. Karena itu, di awal diluncurkan, kita sudah siap-siap, agar proses keputusan kreditnya lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga:   Digitalisasi Perbankan, Kunci bank bjb Tumbuh Positif di Masa Pandemi Covid-19

Di sisi lain, menurutnya, meski ada peningkatan di unit mobil baru, tapi pada ada penurunan di pembelian mobil bekas atau seken. “Karena orang akan beralih ke unit mobil baru, dari pada ke mobil seken yang belum ada penurunan harga. Penurunan pengajuan kredit untuk pembelian mobil bekas sekitar 20 sampai 30 persen,” ucapnya.

Terpisah, Branch Head of Astra Daihatsu Lampung Ahmad Yani Alex Budianto mengatakan, Maret ini untuk surat pesanan kendaraan (SPK) di Daihatsu Ahmad Yani telah masuk sekitar lebih dari 50 untuk tipe Xenia dan Terios. Artinya, unit terjual sudah memenuhi target.

“Memang Xenia dan Terios yang lonjakannya kerasa sekali ya. Baru dua minggu ini, sudah masuk sekitar 50 SPK untuk gabungan dua tipe itu,” tuturnya.

Baca Juga:   bank bjb Raih 4 Penghargaan di Ajang Human Capital Award VII-2021

Menurutnya, dari SPK yang diterima dealer, sebagian besar pembelian secara kredit. Tak langsung, memberikan dampak juga ke pengajuan aplikasi kredit. “Seiring dengan tarikan SPKnya meningkat, pasti juga berdampak ke leasing yang juga akan meningkat,” katanya. (rur/sur)




  • Bagikan