Pengakuan Eks Pejabat Lamteng : Fee Proyek untuk Danai Mustafa Nyagub

  • Bagikan
Taufik Rahman mantan Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Lampung Tengah menjadi saksi pada persidangan suap dan gratifikasi atas terdakwa Mustafa di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (11/2). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Taufik Rahman mantan Kadis Bina Marga Lampung Tengah (Lamteng), mengungkap kesaksiannya dalam persidangan kasus suap proyek Lamteng di PN Tanjungkarang, Kamis (11/2). Dirinya mengaku  total keseluruhan fee yang sudah ia terima dari rekanan pengamanan proyek sebesar Rp53 miliar.

Taufik mengaku, dari uang itu ada yang digunakan untuk keperluan pencalonan Mustafa mencalonkan diri sebagai Gubernur Lampung.


“Waktu itu memang beliau mau mencalonkan diri. Jadi dia butuh uang banyak. Memang sebelum mau mencalonkan diri dia pernah panggil saya ke rumahnya membahas terkait ini, maka dari itu saya diminta untuk mencari uang,” kata Taufik, Kamis (11/2).

Taufik menjelaskan, uang itu juga digunakan untuk mendulang dukungan partai politik pencalonan Mustafa. “Setahu saya itu uang untuk ‘beli perahu’ Partai Hanura dan Partai PKB. Untuk Partai Hanura total Rp6 miliar. Sedangkan Partai PKB saya lupa. Tapi jumlahnya lumayan besar dari Partai Hanura,” tambahnya.

Baca Juga:   Buru Pembobol Minimarket, Polresta Bandarlampung Bentuk Tim

Tak hanya mengalir ke untuk pengamanan pencalonan, uang fee itu pun digunakan kepengurusan DAK. Taufik mengakui ikut memakai uang fee itu sebesar Rp1 miliar. Selain itu, Taufik mengungkapkan Mustafa ikut andil mencari sejumlah rekanan. Termasuk menyiapkan proses lelang untuk memenangkan rekanan yang sudah berkontribusi. (ang/wdi)




  • Bagikan